China naikkan anggaran alutsista, Jepang ketar-ketir
Rabu, 05 Maret 2014 - 15:27 WIB
China naikkan anggaran alutsista, Jepang ketar-ketir
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Jepang mulai waswas setelah Pemerintah China menaikkan anggaran peralatan tempur atau alutsista. Pihak Tokyo menyebut, kebijakan Beijing memicu keprihatinan masyarakat dunia.
”Transparansi kebijakan pertahanan dan kemampuan militer China, telah menjadi keprihatinan bagi masyarakat internasional, termasuk Jepang,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga kepada wartawan, Rabu (4/3/2014).
Komentar itu muncul setelah Beijing menaikkan 12,2 persen anggaran alutsista dalam anggaran nasional 2014. Komentar itu, sekaligus sebagai balasan setelah China mengecam Jepang yang menaikkan anggaran militernya sebanyak lima persen. Kenaikan anggaran militer Jepang itu sudah disetujui akhir tahun lalu oleh Perdana Menteri Shinzo Abe.
”Anggaran pertahanan China untuk 2014 menunjukkan peningkatan dua digit dari tahun sebelumnya,” kata Suga. ”Pemerintah mengambil catatan itu, dan kami akan terus memantau perkembangan ke depan.
Suga juga membantah kritik China yang menyebut, Jepang memutar balikkan sejarah, di mana Jepang akan menjaga perdamaian setelah Perang Dunia II.
”Jepang benar-benar tidak pernah membalikkan sejarah. Selama periode pasca-perang sampai hari ini, kami telah berjalan di jalur kebebasan, perdamaian dan demokrasi . Ini adalah jalan kami dan dasar kebijakan kita,” imbuh dia seperti dikutip AFP.
”Transparansi kebijakan pertahanan dan kemampuan militer China, telah menjadi keprihatinan bagi masyarakat internasional, termasuk Jepang,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga kepada wartawan, Rabu (4/3/2014).
Komentar itu muncul setelah Beijing menaikkan 12,2 persen anggaran alutsista dalam anggaran nasional 2014. Komentar itu, sekaligus sebagai balasan setelah China mengecam Jepang yang menaikkan anggaran militernya sebanyak lima persen. Kenaikan anggaran militer Jepang itu sudah disetujui akhir tahun lalu oleh Perdana Menteri Shinzo Abe.
”Anggaran pertahanan China untuk 2014 menunjukkan peningkatan dua digit dari tahun sebelumnya,” kata Suga. ”Pemerintah mengambil catatan itu, dan kami akan terus memantau perkembangan ke depan.
Suga juga membantah kritik China yang menyebut, Jepang memutar balikkan sejarah, di mana Jepang akan menjaga perdamaian setelah Perang Dunia II.
”Jepang benar-benar tidak pernah membalikkan sejarah. Selama periode pasca-perang sampai hari ini, kami telah berjalan di jalur kebebasan, perdamaian dan demokrasi . Ini adalah jalan kami dan dasar kebijakan kita,” imbuh dia seperti dikutip AFP.
(mas)