Kerry tiba di Kiev untuk bahas bantuan ekonomi
Selasa, 04 Maret 2014 - 21:54 WIB
Kerry tiba di Kiev untuk bahas bantuan ekonomi
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, tiba di kota Kiev, Ukraina, Selasa (4/3/2014). Kerry datang ke Ukraina dengan tujuan membahas bantuan ekonomi untuk negara pecahan Uni Soviet tersebut.
Bantuan ekonomi tersebut merupakan bentuk dukungan AS terhadap pemerintah Ukraina yang baru, di tengah semakin tegangnya hubungan Ukraina dengan Rusia. Kerry datang sebagai perwakilkan Washington dan sekutu dari barat. Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia agar segera menarik pasukannya dari Ukraina.
“Pemerintahan Obama akan bekerja dengan Kongres untuk menyetujui dana pinjaman sebesar USD 1 miliar untuk membantu mengurangi dampak pemotongan subsidi energi di Ukraina,” ungkap Seorang pejabat pemerintah senior AS seperti dilansir Reuters.
“AS juga akan mengirimkan para ahli untuk memberikan saran kepada Bank Sentral dan Kementerian Keuangan untuk menghadapi kirisis dan mengahapi ancaman korupsi di Ukraina,” pejabat tersebut menambahkan.
“Kami benar-benar ingin merangkul Ukraina,” tambah pejabat tersebut. Dia juga mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan yang diberikan oleh IMF, tapi disalurkan melalui hubungan bilateral untuk mendukung Ukraina.
Bantuan ekonomi tersebut merupakan bentuk dukungan AS terhadap pemerintah Ukraina yang baru, di tengah semakin tegangnya hubungan Ukraina dengan Rusia. Kerry datang sebagai perwakilkan Washington dan sekutu dari barat. Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia agar segera menarik pasukannya dari Ukraina.
“Pemerintahan Obama akan bekerja dengan Kongres untuk menyetujui dana pinjaman sebesar USD 1 miliar untuk membantu mengurangi dampak pemotongan subsidi energi di Ukraina,” ungkap Seorang pejabat pemerintah senior AS seperti dilansir Reuters.
“AS juga akan mengirimkan para ahli untuk memberikan saran kepada Bank Sentral dan Kementerian Keuangan untuk menghadapi kirisis dan mengahapi ancaman korupsi di Ukraina,” pejabat tersebut menambahkan.
“Kami benar-benar ingin merangkul Ukraina,” tambah pejabat tersebut. Dia juga mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan yang diberikan oleh IMF, tapi disalurkan melalui hubungan bilateral untuk mendukung Ukraina.
(esn)