Imbas serangan ke Istana Kepresidenan Somalia, 2 pejabat tewas
Jum'at, 21 Februari 2014 - 20:44 WIB
Imbas serangan ke Istana Kepresidenan Somalia, 2 pejabat tewas
A
A
A
Sindonews.com – Polisi Somalia menyatakan, dua pejabat pemerintah, yakni Mohamud Hersi Abdulle (Sekretaris PM Somalia) dan Nur Shirbo (Mantan Komandan Senior Intelijen Somalia), tewas dalam serangan yang terjadi di istana Kepresidenan Somalia.
Menteri Keamanan Nasional Somalia mengatakan, pasukan pemerintah berhasil menggagalkan serangan ke Istana Presiden di ibu kota Mogadishu. Sebelumnya diberitakan, Istana Kepresidenan Somalia dihantam serangan bom bunuh diri yang disertai dengan serangan bersenjata.
Abdelhakim Guled, Menteri Keamanan Nasional mengatakan, bahwa pasukan pemerintah Somalia yang didukung oleh pasukan Penjaga Perdamaian Uni Afrika menangkap beberapa pejuang Al-Shabaab yang menyerang presiden Somalia di Mogadishu.
"Mereka meluncurkan serangan ke Istana Presiden, tetapi serangan itu digagalkan oleh pasukan kami yang berhasil menangkap beberapa penyerang," ungkap Guled seperti yang dilansir Xinhua.
Kelompok Islam Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok ini memerangi pemerintah Somalia dan pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika yang berada di negara tersebut.
Menteri Keamanan Nasional Somalia mengatakan, pasukan pemerintah berhasil menggagalkan serangan ke Istana Presiden di ibu kota Mogadishu. Sebelumnya diberitakan, Istana Kepresidenan Somalia dihantam serangan bom bunuh diri yang disertai dengan serangan bersenjata.
Abdelhakim Guled, Menteri Keamanan Nasional mengatakan, bahwa pasukan pemerintah Somalia yang didukung oleh pasukan Penjaga Perdamaian Uni Afrika menangkap beberapa pejuang Al-Shabaab yang menyerang presiden Somalia di Mogadishu.
"Mereka meluncurkan serangan ke Istana Presiden, tetapi serangan itu digagalkan oleh pasukan kami yang berhasil menangkap beberapa penyerang," ungkap Guled seperti yang dilansir Xinhua.
Kelompok Islam Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok ini memerangi pemerintah Somalia dan pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika yang berada di negara tersebut.
(esn)