China desak Suriah lanjutkan pembicaraan damai
Senin, 17 Februari 2014 - 18:02 WIB
China desak Suriah lanjutkan pembicaraan damai
A
A
A
Sindonews.com - China mendesak kedua belah pihak yang bertikai di Suriah untuk mendukung upaya mediasi PBB dan menjaga momentum negosiasi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, mengatakan, negosiasi Jenewa adalah proses yang berkesinambungan, yang mengharuskan pemerintah Suriah dan oposisi untuk secara bertahap membangun kepercayaan melalui negosiasi dan mencari solusi untuk perselisihan mereka.
"Kita tidak bisa mengharapkan semua masalah yang harus diselesaikan oleh satu atau dua konferensi," tambahnya. Selama dua putaran terakhir pembicaraan di Jenewa, pemerintah Suriah bersikeras mengambil sikap menghentikan tindak kekerasan dan terorisme sebagai prioritas utama, sedangkan oposisi berfokus untuk membangun pemerintahan transisi tanpa adanya kehadiran Presiden Suriah Bashar al– Assad.
"Dalam menghadapi gejolak yang sedang berlangsung di Suriah, kedua belah pihak harus ingat masa depan dan nasib negara mereka," menurut Hua seperti yang di lansir Xinhua, Senin (17/2/2014). China mendesak kedua belah pihak tetap pada arah solusi politik, mendukung upaya utusan PBB, dan menjaga momentum pembicaraan, Hua menambahkan.
China juga menyerukan kepada Dunia internasional untuk berbuat lebih banyak untuk mendukund prosen negosiasi dan menciptakan lingkungan eksternal yang kondusif.
"Kita tidak bisa mengharapkan semua masalah yang harus diselesaikan oleh satu atau dua konferensi," tambahnya. Selama dua putaran terakhir pembicaraan di Jenewa, pemerintah Suriah bersikeras mengambil sikap menghentikan tindak kekerasan dan terorisme sebagai prioritas utama, sedangkan oposisi berfokus untuk membangun pemerintahan transisi tanpa adanya kehadiran Presiden Suriah Bashar al– Assad.
"Dalam menghadapi gejolak yang sedang berlangsung di Suriah, kedua belah pihak harus ingat masa depan dan nasib negara mereka," menurut Hua seperti yang di lansir Xinhua, Senin (17/2/2014). China mendesak kedua belah pihak tetap pada arah solusi politik, mendukung upaya utusan PBB, dan menjaga momentum pembicaraan, Hua menambahkan.
China juga menyerukan kepada Dunia internasional untuk berbuat lebih banyak untuk mendukund prosen negosiasi dan menciptakan lingkungan eksternal yang kondusif.
(esn)