Thailand telah deportasi 1.300 pengungsi Rohingya

Jum'at, 14 Februari 2014 - 02:55 WIB
Thailand telah deportasi...
Thailand telah deportasi 1.300 pengungsi Rohingya
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Thailand telah mengirim pulang sekitar 1.300 pengungsi ke negara asal mereka, Myanmar. Langkah ini dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi para pengungsi Rohingya tersebut.

“Pemerintah Thailand mulai mendeportasi Rohingya pada September lalu melalui pos pemeriksaan perbatasan di provinsi Ranong,” jelas Kepala Imigrasi Nasional Thailand, Letjen Pharnu Kerdlarpphon kepada AFP, Kamis (13/2/2014).

"Proses deportasi keseluruhan selesai pada awal November 2013," tambahnya. Ini adalah pernyataan resmi pertama Pemerintah Thailand soal deportasi pengungsi Rohingya.

Sejak 2012, ribuan pengungsi Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai salah satu kaum minoritas yang paling teraniaya di dunia, telah melarikan diri dari kekerasan sektarian di bagian barat Myanmar. Mereka menggunakan perahu kayu untuk kabur dari Myanmar.

Banyak dari mereka yang tiba di perairan Thailand, kemudian ditangkap dan dikurung di penjara imigrasi yang penuh sesak. Aktivis Hak Asasi Manusia mengkritik langkah pengembalikan pengungsi Rohingya ke Myanmar.

"Deportasi pengungsi Rohingya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional yang melarang mengirim kembali pengungsi dan pencari suaka ke tempat di mana mereka dapat menghadapi bahaya dan penganiayaan," kata Sunai Phasuk, seorang peneliti senior kelompok HAM Human Rights Watch.
(esn)
Berita Terkait
Kabur dari Keganasan...
Kabur dari Keganasan Junta, Warga Myanmar Minta Perlindungan Milisi
Pemberontak Myanmar...
Pemberontak Myanmar Rebut Pangkalan Militer Dekat Perbatasan Thailand
Mengenal Prayut Chan-o-cha,...
Mengenal Prayut Chan-o-cha, Penasihat Junta Myanmar
Mengenal Prayut Chan-o-cha,...
Mengenal Prayut Chan-o-cha, Pemimpin Junta Thailand dan 'Penasihat' Junta Myanmar
Junta Myanmar Gunakan...
Junta Myanmar Gunakan Bank Thailand untuk Membeli Senjata
Diserang Pemberontak,...
Diserang Pemberontak, 100 Tentara Myanmar Kocar-kacir Kabur ke Thailand
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
4 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
6 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
6 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
7 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved