Dunia berkabung, jenazah Mandela dikubur 15 Desember

Sabtu, 07 Desember 2013 - 09:21 WIB
Dunia berkabung, jenazah...
Dunia berkabung, jenazah Mandela dikubur 15 Desember
A A A
Sindonews.com- Para pemimpin negara di berbagai dunia berduka atas meninggalnya Nelson Mandela di usia 95 tahun. Jenazah pahlawan anti-apartheid itu, bakal dikebumikan pada 15 Desember 2013.

Presiden Afsel, Jacob Zuma, mengatakan Mandela akan dimakamkan di tempat leluhurnya, di Eastern Cape . Kemarin, 52 juta rakyat Afsel berkabung untuk tokoh perjuangan anti-apartheid, Bapak Bangsa Afsel, dan simbol rekonsiliasi global itu.

”Kami akan menghabiskan minggu berkabung kematiannya. Kami juga akan menghabiskan kenangan ini dengan baik,” kata Zuma, seperti dikutip Reuters, Sabtu (7/12/2013).

Mandela akan dimakamkan di desa leluhurnya, di Qunu, sekitar 700 km selatan Johannesburg. Dia akan dimakamkan di dekat makam tiga anak-dan anggota keluarga lainnya.

Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti rakyat Afsel. Mereka sedih, dan gelisah, karena merasa tidak ada lagi tokoh terkenal dari mereka yang bisa membawa perdamaian.

”Ini tidak akan menjadi baik,hei! Saya pikir itu akan menjadi negara yang lebih rasis. Orang akan menyala sama lain dan orang asing mengejar,” kata Sharon Qubeka, 28 , seorang sekretaris dari Kota Tembisa. "Mandela adalah satu-satunya orang yang membuat segala hal bersama-sama.”

Mantan Uskup Agung Cape Town, Desmond Tutu , mengatakan, bahwa sepertinya semua warga Afsel “hancur” dengan kematian Mandela . ”Mari kita beri dia hadiah Afsel bersatu,” kata Tutu.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron berada di antara orang-orang yang memuji Mandela. Gedung Putih mengatakan Obama akan melakukan perjalanan ke Afsel pekan depan untuk berpartisipasi dalam acara memorial .

Sementara itu, bendera dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa di sepanjang First Avenue di Manhattan, New York diturunkan pukul 10.00 waktu setempat, untuk menghormati Mandela. Majelis Umum PBB juga mengheningkan cipta beberapa menit.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Dorong Aksi...
Indonesia Dorong Aksi Nyata Pemberdayaan Perempuan di G20 Afrika Selatan
4 Alasan Afrika Selatan...
4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025
Gedung Parlemen Afrika...
Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Presiden Afsel Berupaya...
Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
25.000 Tentara Dikerahkan...
25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
Kerusuhan Afrika Selatan...
Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal
Berita Terkini
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
30 menit yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
3 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
5 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
6 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved