4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 20:50 WIB
loading...
4 Alasan Afrika Selatan...
Afrika Selatan jadi pusat pergeseran tatanan kekuatan global pada 2025. Foto/X/@LivinAWestLife
A A A
PRETORIA - Keretakan diplomatik yang menyebabkan absennya Amerika Serikat dari serah terima G20 di Afrika Selata n pada bulan November memiliki sisi ekonomi yang lebih tenang: Tarif 30% untuk impor Afrika Selatan yang diberlakukan oleh Gedung Putih.

Pada bulan Agustus, AS mengumumkan tarif 30% untuk berbagai barang Afrika Selatan. Presiden Cyril Ramaphosa memperingatkan dalam buletin mingguannya bahwa langkah-langkah tersebut akan memukul industri yang bergantung pada permintaan AS, mengancam lapangan kerja, dan mengurangi pendapatan bagi kas negara Afrika Selatan.

AS adalah mitra dagang terbesar kedua Afrika Selatan berdasarkan negara, dan banyak ekspor Afrika Selatan bersifat komplementer daripada bersaing langsung dengan produksi AS. Oleh karena itu, tarif tidak terutama melindungi industri AS, tetapi meningkatkan biaya bagi konsumen AS, mengurangi pilihan, dan mengganggu rantai pasokan yang sudah mapan.

Meskipun pernyataan pemerintah menggambarkan tarif tersebut sebagai respons terhadap ketegangan diplomatik, para ekonom dan analis melihatnya sebagai bagian dari keretakan geopolitik yang lebih luas.

4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025

1. Afrika Selatan Berani Bersuara Melawan Israel

Analis politik Profesor Ntsikelelo Breakfast mengatakan kepada RT bahwa penting bagi Afrika Selatan untuk menjajaki mitra dagang baru dan memperkuat hubungan yang ada setelah kenaikan tarif AS.

“Ini sangat penting setelah perselisihan dengan AS, dan Afrika Selatan perlu membangun pasar strategis baru untuk perdagangan. Sikap kebijakan Afrika Selatan terhadap Israel telah membuat AS kecewa dan penting untuk menjalin pertemanan baru,” kata Breakfast.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved