100 ribu pekerja Ethiophia kembali dari Arab Saudi

Kamis, 05 Desember 2013 - 20:30 WIB
100 ribu pekerja Ethiophia...
100 ribu pekerja Ethiophia kembali dari Arab Saudi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Ethiophia telah memulangkan 100 ribu warga mereka yang bekerja di Arab Saudi. Demikian diungkapkan, Kementrian Luar Negeri Ethiophia, Kamis (5/12/2013). Pemulangan ratusan ribu pekerja tersebut muncul laporan bahwa Pemerintah Arab Saudi melakukan aksi kekerasan terhadap imigran ilegal.

"Tadi malam sekitar 100.620 warga Ethiophia kembali dari Arab Saudi. Sebelum dipulangkan, mereka sebelumnya berada di kamp-kamp deportasi Riyadh," ungkap Menteri Luar Negeri Ethiopia Tedros Adhanom dalam sebuah pernyataan.

Tedros menambahkan bahwa, hingga kini masih ada 50 ribu lebih warga Ethiopia di Arab Saudi yang menunggu untuk dipulangkan ke tanah air.

Seperti diketahui, April lalu, Pemerintah Arab Saudi memberikan waktu selama tujuh bulan bagi imigran ilegal untuk melegalkan status hukum mereka atau terpaksa meninggalkan negara tersebut. Berakhirnya periode pemberian amnesti tersebut, memicu protes antara migran Ethiopia dan polisi Arab Saudi. Dalam bentrok tersebut, tiga warga Ethiophia dilaporkan tewas dalam bentrok tersebut.

Kejadian tersebut mengundang reaksi badan pengawas HAM, mereka mendesak Pemerintah Arab Saudi untuk meluncurkan penyidikan atas tindak kekerasan tersebut. Mereka juga memperingatkan penahanan para migran di Arab Saudi sebelum dideportasi berpotensi menimbulkan bencana kemanusiaan.

Setiap tahun banyak warga Ethiopia berangkat keluar negeri untuk mencari pekerjaan. Sebagian besar dari adalah perempuan yang menjadi pembantu rumah tangga di negara Timur Tengah.

Menurut laporan Departemen Urusan Tenaga Kerja dan Sosial Ethiopia, tahun lalu, sebanyak 200 ribua perempuan meninggalkan Ethiopia untuk mencari pekerjaan. Negara dengan total penduduk mencapai 91 juta jiwa itu merupan negara kedua termiskin di Afrika setelah Nigeria.
(esn)
Berita Terkait
Setelah Warga, Ethiopia...
Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Ibu-ibu di Ethiopia...
Ibu-ibu di Ethiopia Histeris Anaknya Direkrut Paksa Buat Berperang
Seminggu Bertempur,...
Seminggu Bertempur, PM Ethiopia Nyatakan Kemenangan di Tigray
Ethiopia Tegaskan akan...
Ethiopia Tegaskan akan Habis-habisan untuk Kepung Ibu Kota Tigray
Kalah Perang, Pasukan...
Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
Pasukan Pemberontak...
Pasukan Pemberontak Tigray Dekati Ibu Kota, Ethiopia Umumkan Darurat Nasional
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
28 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved