Rusia tidak akan hadiri pelantikan presiden Georgia

Kamis, 14 November 2013 - 22:01 WIB
Rusia tidak akan hadiri...
Rusia tidak akan hadiri pelantikan presiden Georgia
A A A
Sindonews.com – Rusia tidak akan mengirim pejabat untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden baru Georgia, Giorgi Margvelashvili, yang akan berlangsun pada akhir pekan depan. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu (13/11/2013).

"Karena tidak ada hubungan diplomatik, adalah mustahil untuk membayangkan partisipasi pejabat Rusia dalam upacara peresmian itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Grigory Karasin, pada wartawan.

Namun menurut Karasin, Rusia tetap memantau perkembangan Georgia di bawah kepemimpinan baru. "Ide-ide tentang normalisasi hubungan Rusia-Georgia terlihat konstruktif dan sesuai dengan visi kami," lanjut Karasin, seperti dikutip dari kantor berita Itar-Tass.

Hubungan diplomatik antara Rusia dan Georgia telah rusak sejak perang 2008. Namun hubungan antara kedua negara tampak mulai membaik, setelah digelarnya sebuah dialog informal antara kedua negara pada 2012. Dialog ini digelar bersamaan dengan upaya untuk memulihkan hubungan transportasi dan perdagangan secara bertahap.

"Setelah realis, kita tidak mengatur tujuan meningkat, tetapi siap untuk melanjutkan pekerjaan konstruktif yag bermanfaat bagi kedua negara," kata Karasin.
(esn)
Berita Terkait
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Rusia dan Georgia
Rusia: Klaim Moskow...
Rusia: Klaim Moskow Hendak Habisi Jurnalis Georgia Absurd
Tolak RUU Agen Asing...
Tolak RUU Agen Asing Gaya Rusia, Demonstran Kepung Parlemen Georgia
Wilayah Pecahan Georgia...
Wilayah Pecahan Georgia Justru Ingin Jadi Bagian dari Rusia, Mengapa?
Ukraina Coba Tekan Georgia...
Ukraina Coba Tekan Georgia untuk Keroyok Rusia
Perdana Menteri Georgia...
Perdana Menteri Georgia Tuding Ukraina Kobarkan Kerusuhan
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
52 menit yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
1 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
1 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved