Rusia: Klaim Moskow Hendak Habisi Jurnalis Georgia Absurd
Kamis, 18 Juni 2020 - 17:36 WIB
loading...
Giorgi Gabunia, jurnalis televisi Gerogia yang menghina Presiden Rusia Vladimir Putin, jadi target pembunuhan oleh pembunuh bayaran. Foto/Rustavi2
A
A
A
MOSKOW - Klaim bahwa Rusia berada di belakang upaya pembunuhan reporter Georgia, Georgi Gabunia adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Hal itu disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
"Saya akan memberitahu Anda satu hal, seperti yang Anda ingat, sejak awal, ada klaim bahwa pihak berwenang Rusia telah terlibat dalam insiden itu. Sejak awal, kami telah mengatakan bahwa tuduhan semacam ini tidak masuk akal dan palsu," kata Peskov saat konferensi pers di Moskow, seperti dilansir Tass pada Kamis (18/6/2020).
(Baca juga: Jurnalis TV Georgia Hendak Dihabisi karena Menghina Putin )
Gabunia dilaporkan hendak dihabisi karena menghina Presiden Rusia, Vladimir Putin selama siaran langsung tahun lalu. Namun, dinas rahasia Georgia berhasil menggagalkan upaya pembunuhan terhadap jurnalis bernama Giorgi Gabunia tersebut.
Perdana Menteri Georgia, Giorgi Gakharia mengonfirmasi keberhasilan dinas rahasia dalam menggagalkan aksi pembunuh bayaran. "Dinas rahasia Georgia telah menggagalkan kejahatan yang sangat serius," katanya.
"Saya akan memberitahu Anda satu hal, seperti yang Anda ingat, sejak awal, ada klaim bahwa pihak berwenang Rusia telah terlibat dalam insiden itu. Sejak awal, kami telah mengatakan bahwa tuduhan semacam ini tidak masuk akal dan palsu," kata Peskov saat konferensi pers di Moskow, seperti dilansir Tass pada Kamis (18/6/2020).
(Baca juga: Jurnalis TV Georgia Hendak Dihabisi karena Menghina Putin )
Gabunia dilaporkan hendak dihabisi karena menghina Presiden Rusia, Vladimir Putin selama siaran langsung tahun lalu. Namun, dinas rahasia Georgia berhasil menggagalkan upaya pembunuhan terhadap jurnalis bernama Giorgi Gabunia tersebut.
Perdana Menteri Georgia, Giorgi Gakharia mengonfirmasi keberhasilan dinas rahasia dalam menggagalkan aksi pembunuh bayaran. "Dinas rahasia Georgia telah menggagalkan kejahatan yang sangat serius," katanya.
Lihat Juga :