Ikut perang Suriah, terpidana mati Arab Saudi ditawarkan kebebasan & gaji

Kamis, 12 September 2013 - 20:09 WIB
Ikut perang Suriah,...
Ikut perang Suriah, terpidana mati Arab Saudi ditawarkan kebebasan & gaji
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Arab Saudia telah mengirimkan sejumlah terpidana mati, yang dijatuhi hukuman dengan cara eksekusi untuk melancarkan perlawanan terhadap tentara Suriah, seperti dilansir FARS, Kamis (12/9/2013).

Kabar tersebut terkuak setelah sebuah memo rahasia yang ditulis oleh Kementerian Dalam Negeri di Arab Saudi pada 17 April 2012 dan ditandatangani oleh Direktur Kementerian Dalam Negeri di Arab Saudi, Abdullah bin Ali al-Rmezan. Demikian dilaporkan, Assyrian International News Agency, Rabu (11/9/2013).

Menurut Assyrian International News Agency, Pemerintah Arab Saudi telah menawarkan pengampunan penuh bagi para tahanan serta memberikan gaji bulanan bagi jika mereka bersedia mengikuti pelatihan untuk melawan tentara Suriah. Dalam memo tersebut pihak yang ditawari kebabasan adalah terpidana mati warga negara Yaman, Palestina, Arab Saudi, Sudan, Suriah, Yordania, Somalia, Afghanistan, Mesir, Pakistan, Irak, dan Kuwait.

Seorang mantan anggota parlemen Irak yang enggan namanya disebut menegaskan keaslian soal memo tersebut. "Sebagian besar tahanan Irak di Arab Saudi telah dikirim ke Suriah dan telah kembali ke Irak. Mereka semua mengakui bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan yang ditawarkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Setibanya ditanah air mereka meminta pemerintah Irak untuk mengajukan petisi kepada pemerintah Arab Saudi agar melapaskan keluarga mereka yang ditahan.

Pemerintah Arab Saudi awalnya membantah adanya program tersebut tetapi kesaksian mantan tahanan yang telah dibebaskan memaksa para pekerja pemerintah Saudi mengakui, secara tertutup. Menurut mantan anggota parlemen Irak, Rusia mengancam akan membawa masalah ini ke PBB jika Saudi terus melawanPresiden Bashar al - Assad. Namun, Pemerintah Arab Saudi akhirnya sepakat untuk menghentikan kegiatan bawah tanah mereka dan mencari solusi politik, dengan syarat program ini tidak boleh bocor kepada publik.

Demikian isi memo Kementerian Dalam Negeri di Arab Saudi, "Merujuk surat pengadilan kerajaan No 112 tanggal 04/19/1433 H (3 Maret, 2012), mengacu pada mereka yang ditahan di sejumlah penjara kerajaan Arab Saudi dengan tuduhan telah melakukan kejahatan atas hukum Syariah Islam dan akan dieksekusi menggunakan pedang (pemenggalan kepala), kami informasikan bahwa pemerintah sedang berdialog dengan para terdakwa aisng yang telah divonis atas kejahatan penyelundupan narkoba, pembunuhan, pemerkosaan, dari negara: 110 Yaman, 21 warga Palestina, 212 Arab Saudi, 96 Sudan , Suriah 254, 82 Yordania, 68 warga Somalia, 32 Afghan, 94 Mesir, 203Pakistan, 23 warga Irak, dan 44 Kuwait,"

"Kami telah mencapai kesepakatan dengan mereka, bahwa mereka akan dibebaskan dari hukuman mati dan memberikan gaji bulanan bagi keluarga dan orang yang mereka dicintai, terdakwa akan dilarang bepergian ke luar Arab Saudi dengan imbalan rehabilitasi dan pelatihan untuk mengirim mereka mengikuti jihad ke Suriah,"
(esn)
Berita Terkait
6 Alasan Fundamental...
6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah
Delegasi Arab Saudi...
Delegasi Arab Saudi Tiba di Suriah, Bahas Pembukaan Kembali Kedubes
Pertama dalam 10 Tahun,...
Pertama dalam 10 Tahun, Menteri Luar Negeri Suriah Sambangi Arab Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Habis Lebaran, Arab...
Habis Lebaran, Arab Saudi dan Suriah Dilaporkan Sepakat Kembali Buka Kedutaan
Presiden Bashar al-Assad...
Presiden Bashar al-Assad Sambangi Arab Saudi, Pertama Kali sejak Perang Suriah Pecah
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
17 menit yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
2 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved