6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah

Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:30 WIB
loading...
6 Alasan Fundamental...
Presiden Suriah Bashar al-Assad menjadi pusat perhatian di KTT Liga Arab. Foto/Reuters
A A A
RIYADH - Banyak pemimpin Arab yang bergabung dengan Liga Arab justru tunduk dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Itu ditunjukkan eksistensi Assad yang selama 11 tahun dikucilkan kelompok bergengsi negara Teluk tersebut justru diundang secara istimewa dalam KTT Liga Arab.

Kehadiran Assad tersebut merupakan simbol besar. Itu merefleksikan perubahan penting tentang aktor regional Timur Tengah menanggapi keberlangsungan rezim Assad.

Selama lebih dari 11 tahun, Suriah tak dianggap lagi di Liga Arab karena dianggap bertindak brutal dan membunuh warga sipil. Negara Arab kini sadar untuk menyelesaikan masalah Suriah harus berdiskusi dengan Damaskus.

Berikut adalah 6 alasan paling fundamental kenapa negara-negara Arab membutuhkan Suriah dalam Liga Arab.

Baca Juga: 4,5 Juta Orang di Negeri Muslim Tewas Akibat Perang Sejak Teror 11/9

1. Mengatasi Perdagangan Narkotika

6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah

Foto/Reuters

Negara-negara Arab sangat takut dengan krisis Captagon yang bisa mengancam masa depan Timur Tengah. Captagon adalah obat terlarang yang diproduksi di Suriah dan diselundupkan ke berbagai negara Arab. Assad diduga mendapatkan keuntungan hingga miliaran dolar dari perdagangan Captagon tersebut.

Kecanduan Captagon tersebut sudah terjadi di banyak negara Teluk. Obat amfetamin ini disebut sebagai "kokain orang miskin". Itu juga dianggap sebagai obat untuk tidak takut mati bagi para milisi dalam berperang.

Untuk mengatasi krisis narkotika tersebut, maka diplomasi dengan Suriah sangat diperlukan untuk mencari solusi terbaik.

2. Mengakhiri Krisis Pengungsi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved