Pemberontak Kolombia akan bebaskan sandera asal Kanada
Selasa, 20 Agustus 2013 - 01:15 WIB
Pemberontak Kolombia akan bebaskan sandera asal Kanada
A
A
A
Sindonews.com – Gerilyawan sayap kiri Kolombia, Tentara Pembebasan Nasional (ELN), pada Senin (19/8/2013), mengatakan, mereka akan membebaskan Jernoc Wobert (47), seorang insinyur Kanada yang telah disandera sejak Januari 2013 silam.
ELN meminta Komite Palang Merah Internasional untuk membantu mengatur jaminan serah terima yang aman bagi pembebasan Wobert. "Dalam beberapa hari mendatang, warga negara Kanada, Jernoc Wobert, wakil presiden untuk eksplorasi Mining Corporation Braewal, akan dibebaskan," kata ELN dalam sebuah pernyataan.
Menteri Dalam Negeri Kolombia, Fernando Carrillo, mengatakan, bahwa pernyataan ELN adalah tanda niat baik yang bisa melapangkan jalan bagi pembicaraan perdamaian dengan kelompok pemberontak terbesar kedua di negara itu.
"Dengan tanda-tanda positif dari penyerahan sandera, kemungkinan dialog dengan kelompok itu benar-benar terbuka," kata Carrillo, seperti dikutip dari AFP. Langkah ELN ini mengikuti apa yang dilakukan oleh kelompok gerilyawan terbesar di Kolombia, FARC, yang telah melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah Kolombia sejak November lalu.
Namun, Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos telah menolak untuk berbicara dengan ELN sampai kelompok itu melepaskan semua sandera. Wobert sendiri ditangkap oleh ELN di utara Kolombia pada 18 Januari bersama dengan dua orang Peru dan tiga Kolombia yang dipekerjakan oleh perusahaan pertambangan berbasis di Toronto tersebut.
ELN meminta Komite Palang Merah Internasional untuk membantu mengatur jaminan serah terima yang aman bagi pembebasan Wobert. "Dalam beberapa hari mendatang, warga negara Kanada, Jernoc Wobert, wakil presiden untuk eksplorasi Mining Corporation Braewal, akan dibebaskan," kata ELN dalam sebuah pernyataan.
Menteri Dalam Negeri Kolombia, Fernando Carrillo, mengatakan, bahwa pernyataan ELN adalah tanda niat baik yang bisa melapangkan jalan bagi pembicaraan perdamaian dengan kelompok pemberontak terbesar kedua di negara itu.
"Dengan tanda-tanda positif dari penyerahan sandera, kemungkinan dialog dengan kelompok itu benar-benar terbuka," kata Carrillo, seperti dikutip dari AFP. Langkah ELN ini mengikuti apa yang dilakukan oleh kelompok gerilyawan terbesar di Kolombia, FARC, yang telah melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah Kolombia sejak November lalu.
Namun, Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos telah menolak untuk berbicara dengan ELN sampai kelompok itu melepaskan semua sandera. Wobert sendiri ditangkap oleh ELN di utara Kolombia pada 18 Januari bersama dengan dua orang Peru dan tiga Kolombia yang dipekerjakan oleh perusahaan pertambangan berbasis di Toronto tersebut.
(esn)