Bentrok tentara Kolombia & pemberontak FARC tewaskan 10 orang
Minggu, 21 Juli 2013 - 19:47 WIB
Bentrok tentara Kolombia & pemberontak FARC tewaskan 10 orang
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antara tentara kolombia dan pemberontak FARC pecah di wilayah barat Kolombia, Sabtu (20/7/2013). Militer Kolombia dalam sebuah pernyataan mengatakan, bentrok tak terelakan di Kota El Doncello, Departemen Caqueta, wilayah yang dicengkram kuat oleh pemberontak FARC.
Bentrok itu menewaskan empat tentara Kolombia dan enam anggota FARC. Sedikitnya, tiga tentara Kolombia juga dilaporkan terluka dalam bentrok itu. Militer juga berhasil menangkap dua anggota FARC.
Tensi hubungan FARC dengan pemerintah mengalami fluktuaktif. Beberapa kali kedua pihak sepakat untuk berdialog, bahkan menandatangani nota perdamaian. Tapi, tak berselang lama perang kembali terjadi.
Pemerintah Kolombia dan FARC sebelumnya telah menyepakati pembangunan ekonomi dan sosial untuk wilayah-wilayah pedesaan dan penyediaan tanah bagi petani miskin. Kesepakatan itu merupakan salah satu masalah yang paling dipertentangkan dalam pembicaraan untuk mengakhiri 50 tahun pemberontakan FARC di negara itu.
Salah satu alasan utama munculnya pemberontakan yang dilakukan FARC adalah karena setengah dari lahan yang ada di Kolombia dikuasai oleh beberapa keluarga kaya di negara itu.
Bentrok itu menewaskan empat tentara Kolombia dan enam anggota FARC. Sedikitnya, tiga tentara Kolombia juga dilaporkan terluka dalam bentrok itu. Militer juga berhasil menangkap dua anggota FARC.
Tensi hubungan FARC dengan pemerintah mengalami fluktuaktif. Beberapa kali kedua pihak sepakat untuk berdialog, bahkan menandatangani nota perdamaian. Tapi, tak berselang lama perang kembali terjadi.
Pemerintah Kolombia dan FARC sebelumnya telah menyepakati pembangunan ekonomi dan sosial untuk wilayah-wilayah pedesaan dan penyediaan tanah bagi petani miskin. Kesepakatan itu merupakan salah satu masalah yang paling dipertentangkan dalam pembicaraan untuk mengakhiri 50 tahun pemberontakan FARC di negara itu.
Salah satu alasan utama munculnya pemberontakan yang dilakukan FARC adalah karena setengah dari lahan yang ada di Kolombia dikuasai oleh beberapa keluarga kaya di negara itu.
(esn)