Pasukan Pemerintah Suriah luncurkan serangan ke Homs
Sabtu, 29 Juni 2013 - 18:13 WIB
Pasukan Pemerintah Suriah luncurkan serangan ke Homs
A
A
A
Sindonews.com - Tentara Pemerintah Suriah meluncurkan serangan ke beberapa wilayah yang dikuasai pemberontak di Kota Homs, Sabtu (29/6/2012). Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris melaporkan, tentara yang setia pada rezim Presiden Bashar al-Assad meluncurkan serangan udara dan tembakan mortir.
"Sejumlah pesawat melakukan dua serangan ke wilayah yang telah di kepung di Kota Homs. Sejumlah mortir juga ditembakan ke distrik yang sama," ungkap Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan.
"Pemboman difokuskan di lingkungan Khaldiyeh, Bab Hud, Hamidiyeh dan Bustan al-Diwan wilayah yang belum pernah menjadi target serangan sebelumnya," lanjut isi pernyataan itu.
Rami Abdel Rahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, tentara Suriah berusaha menggempur Khaldiyeh, saat ini pertempuran sedang berlangsung di sekitar Kota Tua yang telah dikepung oleh tentara selama sekitar satu tahun.
Pasukan rezim menggunakan pelontar mortir, roket, peluru tank, dan artileri berat untuk menyerang pemberontak.
Sebuah sumber keamanan di Damaskus menegaskan, pertempuran sengit sedang berlangsung di kota Homs, kota terbesar ketiga di Suriah.
"Operasi militer tidak pernah berhenti di Homs, tapi kecepatan mereka meningkat sesuai dengan prioritas," ungkap sumber itu kepada AFP.
"Yang penting adalah membersihkan teroris bersenjata dari Homs, khususnya Khaldiyeh, Hamidiyeh dan Kota Tua," lanjutnya.
"Tentara bergerak maju dari semua lini, tetapi pada kecepatan yang berbeda-beda. Awalnya mungkin lambat, tetapi mereka membuat gerakan nyata," imbuhnya.
"Sejumlah pesawat melakukan dua serangan ke wilayah yang telah di kepung di Kota Homs. Sejumlah mortir juga ditembakan ke distrik yang sama," ungkap Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan.
"Pemboman difokuskan di lingkungan Khaldiyeh, Bab Hud, Hamidiyeh dan Bustan al-Diwan wilayah yang belum pernah menjadi target serangan sebelumnya," lanjut isi pernyataan itu.
Rami Abdel Rahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, tentara Suriah berusaha menggempur Khaldiyeh, saat ini pertempuran sedang berlangsung di sekitar Kota Tua yang telah dikepung oleh tentara selama sekitar satu tahun.
Pasukan rezim menggunakan pelontar mortir, roket, peluru tank, dan artileri berat untuk menyerang pemberontak.
Sebuah sumber keamanan di Damaskus menegaskan, pertempuran sengit sedang berlangsung di kota Homs, kota terbesar ketiga di Suriah.
"Operasi militer tidak pernah berhenti di Homs, tapi kecepatan mereka meningkat sesuai dengan prioritas," ungkap sumber itu kepada AFP.
"Yang penting adalah membersihkan teroris bersenjata dari Homs, khususnya Khaldiyeh, Hamidiyeh dan Kota Tua," lanjutnya.
"Tentara bergerak maju dari semua lini, tetapi pada kecepatan yang berbeda-beda. Awalnya mungkin lambat, tetapi mereka membuat gerakan nyata," imbuhnya.
(esn)