Hizbullah abaikan kepentingan nasional Suriah

Rabu, 12 Juni 2013 - 17:47 WIB
Hizbullah abaikan kepentingan...
Hizbullah abaikan kepentingan nasional Suriah
A A A
Sindonews.com - Samir Geagea, Pemimpin Pasukan Libanon mengecam keterlibatan Hizbullah dalam perang Suriah. Menurutnya, apa yang dilakukan Hizbullah itu membuktikan bahwa mereka tidak perduli dengan kepentingan nasional Libanon, Rabu (12/6/2013).

"Hizbullah telah menunjukan, bahwa mereka sebenarnya bukan bagian dari Partai Lebanon, tapi kekuatan regional, dalam skema yang lebih besar. Kolompok ini tidak mempertimbangan kepentingan yang terbaik bagi bangsa," ungkap Geagea.

Geagea mengatakan, secara teoritis mereka adalah partai Libanon , tapi pada kenyataannya mereka adalah partai bersenjata yang memiliki banyak pengalaman dan terkait dengan strategi yang besar di kawasan. Dia menekankan bahwa apa yang mereka lakukan mempengaruhi Libanon, bukan pada sekte tertentu, melainkan tingkat nasional.

Dia menduga, ke depannya Hizbullah juga akan melalui masa-masa sulit atas keputusan mereka membantu tentara Suriah melawan pemberontak Takfiris dan Al-Nusra di Qusayr. Sebelumnya, politisi dan Koordinator Media Tentara Pembebasan Suriah (FSA), Louay Meqdad mengatakan, sekitar 4.000 pejuang Hizbullah tengah membantu tentara berjuang melawan pemberontak Suriah di Aleppo.

Libanon yang sempat mengalami perang saudara pada 1975-1990, berusaha tak terlibat dalam konflik di Suriah yang sudah berlangsung selama dua tahun. Namun saat ini, banyak pejabat Libanon yang mengatakan, bahwa negara mereka semakin beresiko terseret masuk ke dalam perang saudara di Suriah.

Hingga kini, perang saudara di Suriah dilaporkan telah menelan korban jiwa sebanyak 94 ribu orang. Selain itu, jutaan warga Suriah terpaksa mengungsi ke negara-negara tetangga. Meski upaya dialog telah digagas banyak pihak, namun belum ada tanda-tanda konflik di Suriah akan segera berakhir.
(esn)
Berita Terkait
Mayat Imigran yang Tenggelam...
Mayat Imigran yang Tenggelam di Lepas Pantai Suriah Dikembalikan ke Libanon
Ledakan di Beirut Jadi...
Ledakan di Beirut Jadi Titik Balik Perubahan Libanon
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Aksi Demonstrasi Berlangsung...
Aksi Demonstrasi Berlangsung Ricuh di Libanon
Berita Terkini
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
17 menit yang lalu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
1 jam yang lalu
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
2 jam yang lalu
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
3 jam yang lalu
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
4 jam yang lalu
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
5 jam yang lalu
Infografis
Market Value Tim Nasional...
Market Value Tim Nasional Asia Tenggara: Timnas Indonesia Teratas
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved