Chechnya bantah dua pelaku bom Boston sebagai warganya

Jum'at, 19 April 2013 - 22:08 WIB
Chechnya bantah dua...
Chechnya bantah dua pelaku bom Boston sebagai warganya
A A A
Sindonews.com – Menentukan negara asal dua tersangka pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev (26) dan Dzhokhar Tsarnaev (19) ternyata cukup membingungkan. Menurut aparat Amerika Serikat (AS), keduanya berasal dari wilayah Rusia yang berdekatan dengan Chechnya.

Meski saat ini Anzor Tsarnaev, ayah Tamerlan dan Dzhokhar, masih menetap di Kota Makhachkala, Rusia, namun kedua pemuda itu tak lagi memegang paspor Rusia. Demikian juga dengan Chechnya, yang dengan tegas menolak kedua pelaku bom Boston sebagai warga Chechnya.

Juru Bicara kantor Kepresidenan Chechnya menegaskan, bahwa dua saudara kandung itu sudah bertahun-tahun tak memiliki hubungan dengan Republik Chechnya.

"Menurut informasi awal yang berasal dari instansi terkait, keluarga Tsarnaev pindah beberapa tahun yang lalu dari Chechnya ke wilayah Rusia yang lain," kata Sekretaris Pers kantor Kepresidenan Chechnya, Alvi Kamirov pada kantor berita Interfax, Jumat (19/4/2013).

"Setelah itu, mereka tinggal selama beberapa waktu di Kazakhstan dan dari sana pergi ke Amerika Serikat, di mana anggota keluarga menerima izin tinggal. Oleh karena itu, individu yang bersangkutan tidak hidup sebagai orang dewasa di Chechnya," lanjut Kamirov.

Seorang pejabat di Republik Kyrgyzstan mengatakan kepada CNN, bahwa dua saudara kandung itu adalah pemegang paspor Kyrgyzstan dan mereka menggunakan paspor itu ketika mengajukan izin tinggal di AS.

Saat ini, polisi masih terus memburu Dzhokhar, yang berhasil meloloskan diri dalam baku tembak yang terjadi pada Jumat dini hari di wilayah Watertown, pinggiran barat Boston. Sementara Tamerlan, kakak kandung Dzhokhar, tewas dalam baku tembak itu.
(esn)
Berita Terkait
Dianggap Melanggar HAM,...
Dianggap Melanggar HAM, AS Sanksi Pemimpin Chechnya
Rusia: Sanksi AS Terhadap...
Rusia: Sanksi AS Terhadap Pemimpin Chechnya Terlalu Dibuat-buat
Pemimpin Chechnya: Seperti...
Pemimpin Chechnya: Seperti Osama, Taliban adalah Penipuan AS pada Muslim
Lakukan Pelanggaran...
Lakukan Pelanggaran HAM, AS Blacklist Pemimpin Chechnya
Posting Foto dengan...
Posting Foto dengan 'Koki Putin', Pemimpin Chechnya Minta Hadiah ke FBI
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
30 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved