China menentang kebijakan sepihak Jepang-Taiwan

Sabtu, 13 April 2013 - 13:28 WIB
China menentang kebijakan...
China menentang kebijakan sepihak Jepang-Taiwan
A A A
Sindonews.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei mengatakan, Pemerintah China menentang perjanjian sepihak antara pemerintah Jepang dan Taiwan terkait dengan Kepulauan Diaoyu, Jumat (12/4/2013).

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas kesepakatan hak penangkapan ikan di Kepulauan Diaoyu, Laut China Timur, antara Pemerintah Jepang dan China yang telah disepakati dua hari sebelumnya. Berdasarkan isi kesepakatan itu, kapal pukat Taiwan diizinkan untuk mencari ikan di wilayah perairan yang letaknya dekat dengan Kepulauan Diaoyu.

"Kami telah memperjelas posisi kami dalam masalah ini. Kami tegaskan, Kepulauan Diaoyu dan pulau lain yang ada di sekitarnya adalah bagian dari wilayah kedaulatan China," ungkap Lei, seperti dilansir Xinhua.

Lei menuturkan, sebelum Jepang membuat perjanjian sepihak dengan Taiwan, mereka telah menandatangani pakta yang mengatur kegiatan penangkapan ikan pada 1997 silam.

"Kami mendesak pemerintah Jepang menangani masalah dengan Taiwan sesuai dengan prinsip dan semangat yang telah disepakati dalam pernyataan bersama Jepang-China sebelumnya," unkap Lei.

Seperti diketahui, hubungan diplomatik pemerintah Jepang-China sempat memanas pada awal September 2012 lalu. Sengketa pulau yang disebut Diaoyu di China dan Senkaku di Jepang menyebabkan hubungan kedua negara jatuh ke level terburuk sepanjang tahun itu.

Ketegangan itu dipicu oleh keputusan Pemerintah Jepang untuk membeli tiga dari lima pulau dari keluarga Kurihara dengan harga 2,05 miliar yuan (USD26,1 juta).

Kepulauan yang menjadi biang sengketa antara Pemerintah Jepang dan China memang tidak berpenghuni, namun mengadung gas dan minyak bumi, serta berada di jalur lalu lintas internasional yang strategis. Pemerintah Jepang mengklaim telah memiliki pulau ini sejak 1895 sampai menyerah pada akhir Perang Dunia II.

Saat perang dunia berakhir, pulau-pulau yang dikuasai oleh Amerika Serikat pada 1945-1972 kembali diserahkan ke tangan Jepang. Sementara China mengklaim mereka telah memiliki pulau tersebut sejak abad ke-14.
(esn)
Berita Terkait
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China
Kapal Angkatan Laut...
Kapal Angkatan Laut China Berlayar di Perairan Jepang
Cegah Invasi China ke...
Cegah Invasi China ke Kepulauan Sengketa, Jepang Gelar Latihan Militer
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Jepang Cegat Drone Pengintai China
Taiwan dan Jepang Kerja...
Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China
Jepang Desak China Tarik...
Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
45 menit yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
2 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
3 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
4 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
4 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved