Capriles tantang Maduro debat politik

Jum'at, 15 Maret 2013 - 14:59 WIB
Capriles tantang Maduro...
Capriles tantang Maduro debat politik
A A A
Sindonews.com - Henrique Capriles, pemimpin oposisi Venezuela meminta Presiden Venezuela Nicolas Maduro berhenti berbohong dan menantangnya untuk melakukan sebuah debat politik jelang Pemilu Presiden Venezuela, 14 April mendatang.

"Mari berdebat Maduro, negara mau kita melakukan hal itu. Kita punya waktu satu bulan untuk melakukan hal tersebut. Mari kita berdebat seputar isu keamanan dan ekonomi. Negara ini mau Anda untuk tidak berbohong dan debat adalah solusi untuk mengatasi itu," ungkap Capriles dalam sebuah wawancara di radio lokal Venezuela, seperti dilansir Reuters, Kamis (14/3/2013).

Dalam kesempatan itu, Capriles juga meminta maaf jika ada pihak yang merasa tersakiti atau pun salah memahami ungkapannya selama masa kampanye. Sebelumnya, Ernesto Villegas, Menteri Informasi Venezuela dalam sebuah kesempatan membacakan sebuah surat yang ditulis oleh Maria Gabriela, putri Chavez kepada pihak "oposisi sakit" lewat saluran televisi Pemerintah Venezuela.

"Sudahi permainan yang menyakiti bangsa dan menghancurkan keluarga. Ini sangat tidak adil dan tidak manusiawi. Bahkan, mereka mereka menyebut kita berbohong tentang tanggal kematiannya. Fokuslah pada masalah politik dan jangan bermain dengan kotor," ungkap Villegas.

Sebelumnya, Maduroa telah mempertimbangkan untuk melakukan debat politik dengan Capriles. Dengan syarat, Capriles harus mencabut semua komentar yang dia lontarkan sebelumnya dan mengungkapkan permintaah maaf secara terbuka karena telah melakukan pelanggaran serius terhadap Chavez.

"Dia bisa menyerang saya dengan semua cara yang dia mau. Saya tidak perduli dengan itu semua. Saya siap untuk melakukan debat politik, jika dia mengungkapkan pernyataan maaf secara terbuka pada keluarga Chavez dan semua orang. Kemudian, saya akan mempertimbangkan untuk melakukan sebuah debat publik atau debat lain yang diinginkan," ungkap Maduro, sehari sebelumnya.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
19 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved