Assad sepelekan peran Inggris

Minggu, 03 Maret 2013 - 18:53 WIB
Assad sepelekan peran...
Assad sepelekan peran Inggris
A A A
Sindonews.com - Presiden Suriah Bashar al-Assad menilai Pemerintah Inggris tidak dewasa, dangkal serta punya peran yang tidak konstruktif di Timur Tengah. Dalam sebuah wawancara dengan Sunday Times, Assad juga menolak bahwa Inggris dapat membantu menyelesaikan konflik yang tengah berlangsung di Suriah.

"Kami tidak meminta pelaku pembakaran akan bertindak menjadi petugas pemadam kebakaran," ungkap Assad seperti dilansir Skynews, Minggu (3/3/2013).

"Apalagi, untuk waktu yang lama tidak ada kontak antara Suriah dengan Inggris," imbuh Assad.

Menurut Assad mustahil meminta Inggris memainkan peran untuk membuat situasi menjadi lebih baik dan lebih stabil, sementara mereka terus memasok senjata pada teroris Suriah.

"Saya kira sikap pemerintah Inggris bertentangan dengan sikap Suriah. Tidak hanya itu, mereka juga bersikap melawan kepentingan mereka sendiri. Pemerintah Inggris itu bertindak secara naif, bingung dan tidak realistis. Jika mereka memang ingin memainkan sebuah peran, maka mereka harus merubah sikap mereka. Mereka harus bertindak dengan cara yang masuk akal dan bertanggung jawab," Assad menerangkan.

Assad mengatakan, selama ini Inggris tidak banyak mendapat kepercayaan dari negara di Timur Tengah. "Terus terang saja, selama beberapa dekade negara di kawasan menilai, Inggris sebagai pemain tidak punya peran yang kontruktif dalam berbagai isu,"

Menurutnya, peran sebuah negara tidak dapat dipisahkan dengan kredibiltas sebuah negara. Sementara, kredibiltas sebuah negara tidak dapat dipisahkan dari masa lalu negara tersebut.

Sementara itu, pemimpin Oposisi Suriah Selim Idris mengatakan, sampai kapanpun tidak akan ada negosiasi kecuali Assad mundur dari jabatanya dan semua pemimpin dan pasukan militer di sidang.
(esn)
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Inggris Potong Bantuan,...
Inggris Potong Bantuan, 40 Ribu Anak Suriah Berhenti Sekolah
Inggris Dilaporkan Selidiki...
Inggris Dilaporkan Selidiki Istri Assad atas Tuduhan Kejahatan Perang
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi...
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi Cantik Pertama di Dunia yang Jadi Pilot Penerbangan
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
1 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
2 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
3 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
4 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
5 jam yang lalu
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved