Australia Kirim Kapal Perang untuk Misi yang Targetkan Korea Utara

Selasa, 13 Mei 2025 - 10:29 WIB
loading...
Australia Kirim Kapal...
Australia kirim kapal perang HMAS Sydney untuk misi menegakkan sanksi DK PBB terhadap Korea Utara. Foto/Australian Defence Force
A A A
SYDNEY - Australia telah mengirim kapal perang untuk misi penegakan sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Korea Utara (Korut).

HMAS Sydney akan berpatroli di wilayah tempat negara tertutup itu diduga melakukan perdagangan ilegal yang melanggar sanksi PBB yang bertujuan menghentikannya memperoleh senjata nuklir.

“Operasi Argos mendukung tujuan masyarakat internasional untuk denuklirisasi Korea Utara yang menyeluruh, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah,” kata Kepala Operasi Gabungan Pasukan Pertahanan Australia, Wakil Laksamana Justin Jones, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari news.com.au, Selasa (13/5/2025).

Baca Juga: Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir

Operasi Argos adalah misi militer internasional yang dipimpin oleh Australia untuk menegakkan sanksi PBB terhadap Korea Utara. Operasi ini dimulai sejak 2018, sebagai tanggapan atas pelanggaran sanksi oleh Korea Utara, terutama terkait program senjata nuklir dan rudal balistik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved