25 tewas dalam ledakan besar di basement Pemex
Jum'at, 01 Februari 2013 - 12:53 WIB
25 tewas dalam ledakan besar di basement Pemex
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 25 orang dilaporkan tewas dan puluhan orang luka-luka dalam sebuah ledakan besar di lantai dasar kantor pusat perminyak Meksiko, Pemex Kamis (31/1/2013) siang waktu setempat. Saat ledakan terjadi, sekitar 10 ribu pegawai sedang bekerja di gedung 52 lantai itu.
Sesaat setelah ledakan semua karyawan yang tengah berada di dalam gedung langsung berhamburan ke luar gedung. Sebagian besar dari mereka mengalami luka-luka. "Tiba-tiba sebuah ledakan besar terjadi, mengejutkan, lampu tiba-tiba padam dan banyak puing-puing berhamburan," ungkap Cristian Obele, seorang karyawan yang terluka.
"Sebuah ledakah besar menguncang lantai basement kantor pusat Pemex. Kami belum tahu apa pemicu ledakan ini," kata Angel Osorio Chong, Menteri Dalam Negeri Meksiko seperti dilansir RIA Novosti, Jumat (1/2/2013)
"Ledakan besar ini menewaskan 25 orang dan melukai 80 orang yang tengah berada di gedung tersebut. Menurut tim penyelamat lantai basement rusak parah namun tidak beresiko menghancurkan gedung," terang Chong.
Beberapa saat setelah ledakan pihak berwenang langsung menutup area sekitar gedung 52 tingkat tersebut. Sejumlah ambulans yang mengangkut tim medis berdatangan untuk menyelamatkan para korban. Guna memudahkan proses evakuasi korban, polisi Meksiko menerjunkan empat helikopeter penyelamat.
Sementara itu, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat masih sibuk membersihkan bekas reruntuhan gedung sambil mencari 30 orang yang dilaporkan terperangkap di balik puing-puing.
Sejumlah pejabat tinggi Meskiko tiba di lokasi ledakan beberapa waktu kemudian. Presiden Meksiko Pena Nieto tiba di tempat kejadian ledakan bergabung dengan Menteri Dalam Negeri, Jaksa dan walikota Kota Meksiko. "Saya sangat menyesali jatuhnya korban dalam insiden ledakan di Pemes. Saya mengucapkan belasungkawa pada semua keluarga korban tewas," ungpa Nieto dalam akun Twitternya seperti dilansir Skynews.
Sesaat setelah ledakan semua karyawan yang tengah berada di dalam gedung langsung berhamburan ke luar gedung. Sebagian besar dari mereka mengalami luka-luka. "Tiba-tiba sebuah ledakan besar terjadi, mengejutkan, lampu tiba-tiba padam dan banyak puing-puing berhamburan," ungkap Cristian Obele, seorang karyawan yang terluka.
"Sebuah ledakah besar menguncang lantai basement kantor pusat Pemex. Kami belum tahu apa pemicu ledakan ini," kata Angel Osorio Chong, Menteri Dalam Negeri Meksiko seperti dilansir RIA Novosti, Jumat (1/2/2013)
"Ledakan besar ini menewaskan 25 orang dan melukai 80 orang yang tengah berada di gedung tersebut. Menurut tim penyelamat lantai basement rusak parah namun tidak beresiko menghancurkan gedung," terang Chong.
Beberapa saat setelah ledakan pihak berwenang langsung menutup area sekitar gedung 52 tingkat tersebut. Sejumlah ambulans yang mengangkut tim medis berdatangan untuk menyelamatkan para korban. Guna memudahkan proses evakuasi korban, polisi Meksiko menerjunkan empat helikopeter penyelamat.
Sementara itu, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat masih sibuk membersihkan bekas reruntuhan gedung sambil mencari 30 orang yang dilaporkan terperangkap di balik puing-puing.
Sejumlah pejabat tinggi Meskiko tiba di lokasi ledakan beberapa waktu kemudian. Presiden Meksiko Pena Nieto tiba di tempat kejadian ledakan bergabung dengan Menteri Dalam Negeri, Jaksa dan walikota Kota Meksiko. "Saya sangat menyesali jatuhnya korban dalam insiden ledakan di Pemes. Saya mengucapkan belasungkawa pada semua keluarga korban tewas," ungpa Nieto dalam akun Twitternya seperti dilansir Skynews.
(esn)