Pengungsi Rohingya di Thailand mogok makan

Jum'at, 25 Januari 2013 - 23:47 WIB
Pengungsi Rohingya di...
Pengungsi Rohingya di Thailand mogok makan
A A A
Sindonews.com – Pengungsi Rohingya yang menghuni kamp pengungsi di Thailand selatan melakukan aksi mogok makan. Seperti dilaporkan Bangkok Post, Jumat (25/1/2013), aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes menuntut perbaikan penyediaan makan pada otoritas Thailand.

“Pengungsi menuntut otoritas Thailand untuk berkoordinasi dengan PBB dalam membantu mereka mencari suaka di negara lain. Mereka menolak untuk kembali ke Myanmar, karena mereka takut untuk keselamatan mereka,” sebut laporan Bangkok Post.

Banyak dari kaum pengungsi Rohingya yang mengeluh, bahwa dana USD2,5 yang dialokasikan untuk konsumsi setiap pengungsi per hari, tidaklah cukup. Para pengungsi ingin kualitas makanan yang lebih baik dan dalam porsi yang lebih besar.

“Mereka melakukan mogok makan, tetapi beberapa kemudian berbicara keluar dari topik itu,” lanjut laporan tersebut. Saat ini, sekitar 120 pengungsi Rohingya telah dialihkan dari selatan Provinsi Phang Nga ke fasilitas penahanan yang dijalankan oleh polisi imigrasi di Distrik Muang, sebelah selatan Provinsi Prachuap Khiri Khan.

Di lokasi ini, para pengungsi Rohingya tengah menunggu waktu deportasi mereka. Penyakit petugas kesehatan Thailand juga melakukan kontrok kesehatan pada para pengungsi dengan didampingi penerjemah Myanmar.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
1 jam yang lalu
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
2 jam yang lalu
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
3 jam yang lalu
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
4 jam yang lalu
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
4 jam yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved