Jepang ancam lepaskan tembakan peringatan

Selasa, 22 Januari 2013 - 23:01 WIB
Jepang ancam lepaskan...
Jepang ancam lepaskan tembakan peringatan
A A A
Sindonews.com – Jepang menegaskan, pihaknya kemungkinan akan melepaskan tembakan peringatan dan mengambil langkah-langkah lain, jika masih ada pesawat yang melanggar wilayah udara Jepang di sekitar kepulauan Senkaku/Diaoyu yang disengketakan oleh China dan Jepang.

Seperti dikutip dari Japan Today, Selasa (22/1/2013), para pejabat Jepang membuat komentar ini, setelah baru-baru ini pesawat tempur China terbang di wilayah udara kepulauan yang disengketakan.

Menurut media China, sepasang jet temput Fighter J-10 milik China bergegas menuju wilayah udara itu setelah jet tempur F-15 Jepang mendekati pesawat pengintai China. Menurut China, pesawat pengintai mereka tidak melanggar wilayah udara Jepang.

Meskipun tidak ada bentrokan langsung, ketegangan yang meningkat di laut dan operasi udara yang dilancarkan kedua negara telah memicu kekhawatiran bahwa situasi bisa lepas kontrol.

Kekhawatiran tersebut kian setelah adanya komentar dari Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan kabinetnya yang mengaku sedang mempertimbangkan penggunaan “tembakan tracer” sebagai sarana menanggapi serangan udara.

Tembakan tracer dirancang untuk menciptakan cahaya super terang guna mendapatkan perhatian seorang pilot. Tembakan tracer kerap digunakan untuk kondisi kerusakan radio, tapi juga bisa digunakan untuk menunjukan kondisi pada seorang pilot, bahwa pesawat mereka berada dalam posisi akan diserang.

"Setiap negara memiliki prosedur soal bagaimana menghadapi pelanggaran wilayahnya, setelah beberapa tindakan peringatan," kata Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, ketika ditanya apakah tracer akan ditembakan untuk mengganggu pesawat asing yang masuk wilayah Jepangdan menolak untuk mengubah arah.

"Kami memiliki langkah-langkah respons yang konsisten dengan standar internasional," ujarnya. Menurutnya, tembakan peringatan telah lama diterapkan di bawah kebijakan pertahanan Jepang dan diterima secara luas di bawah aturan internasional.
(esn)
Berita Terkait
Kapal Angkatan Laut...
Kapal Angkatan Laut China Berlayar di Perairan Jepang
Cegah Invasi China ke...
Cegah Invasi China ke Kepulauan Sengketa, Jepang Gelar Latihan Militer
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China
Taiwan dan Jepang Kerja...
Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Jepang Cegat Drone Pengintai China
Ketegangan Memuncak,...
Ketegangan Memuncak, Jepang–China Saling Tantang di Laut China Timur
Berita Terkini
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
32 menit yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
1 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
2 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved