Serangan bom mobil tewaskan 19 peziarah Syiah
Minggu, 30 Desember 2012 - 17:06 WIB
Serangan bom mobil tewaskan 19 peziarah Syiah
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah mobil yang sarat akan muatan bom meledak setelah menabrak tiga iring-iringan bus pezirah syiah di Distrik Mastung, Pakistan, Minggu (30/12/2012). " Akibat serangan tersebut sedikitnya 19 peziarah Syiah tewas, sementara 25 orang lainya menderita luka-luka. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak," ungkap Tufail Baluch, Wakil Komisaris Mastung.
Baluch mengatakan tiga buah bus yang mengangkut sekira 180 orang peziarah tersebut baru saja kembali melakukan ziarah dari Iran dan sedang dalam perjalanan menuju Quetta, Provinsi Balochistan. Semua peziarah Syiah itu berasal dari wilayah Multan
"Ditengah perjalanan sebuah mobil yang sarat dengan muatan bom tiba-tiba saja menabrak salah satu bus yang mengangkut 43 penumpang. Pasca tabrakan, api langsung membakar hangus bus tersebut. Bus kedua mengalami sedikit kerusakan sementara bus ketiga selamat," ungkap salah seorang sopir seperti diberitakan dalam Xinhua, Minggu (30/12/2012).
Tim penyelamat mengatakan semua koban luka-luka tengah menjalani pengobatan di rumah sakit sipil di Mastung. Sementara, mereka yang menderita luka bakar serius dan berada dalam kondisi kritis telah dirujuk ke rumah sakit Quetta.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengutuk dan mengacam keras serangan tersebut. Namun, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan, nampaknya serangan tersebut memang menargetkan kelompok muslim Syiah.
Baluch mengatakan tiga buah bus yang mengangkut sekira 180 orang peziarah tersebut baru saja kembali melakukan ziarah dari Iran dan sedang dalam perjalanan menuju Quetta, Provinsi Balochistan. Semua peziarah Syiah itu berasal dari wilayah Multan
"Ditengah perjalanan sebuah mobil yang sarat dengan muatan bom tiba-tiba saja menabrak salah satu bus yang mengangkut 43 penumpang. Pasca tabrakan, api langsung membakar hangus bus tersebut. Bus kedua mengalami sedikit kerusakan sementara bus ketiga selamat," ungkap salah seorang sopir seperti diberitakan dalam Xinhua, Minggu (30/12/2012).
Tim penyelamat mengatakan semua koban luka-luka tengah menjalani pengobatan di rumah sakit sipil di Mastung. Sementara, mereka yang menderita luka bakar serius dan berada dalam kondisi kritis telah dirujuk ke rumah sakit Quetta.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengutuk dan mengacam keras serangan tersebut. Namun, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan, nampaknya serangan tersebut memang menargetkan kelompok muslim Syiah.
(esn)