Ratusan warga Sudan Selatan berlindung di kamp pengungsi
Kamis, 20 Desember 2012 - 20:38 WIB
Ratusan warga Sudan Selatan berlindung di kamp pengungsi
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan warga Wau, wilayah barat negara bagian Bahr El Ghazal, Sudan Selatan, berlindung di kamp pengungsi PBB, Kamis (20/12/2012). Mereka melarikan diri dari wilayah Wau, karena warga dan polisi terlibat bentrok.
"Ratusan warga sipil yang kebanyakan wanita dan anak-anak kini berada di bawah misi perlindungan PBB di Wau," ungkap Kouider Zerrouk, Juru Bicara Misi Perdamaian PBB di Sudan.
Tidak jelas apa yang memicu bentrok antara polisi dan warga Wau. Namun, warga setempat mengatakan, bentrok terjadi setelah warga menemukan enam mayat anggota suku setempat tewas, Rabu (19/12/2012).
Usai kejadian itu, kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pemuda Dinka mengamuk. Mereka membakar beberapa bangunan di Wau. Polisi mencoba menghentikan kericuhan tersebut dengan menembakan gas air mata dan melepaskan sejumlah tembakan.
"Beberapa anak muda memulai aksi tembak menembak. Aparat keamanan tinggal diam dan balas melepaskan tembakan,” ungkap warga setempat.
James Deng Dimo, seorang wartawan dari kota Wau mengatakan, guna mengamankan kondisi pasca bentrok, polisi melakukan patroli di seluruh jalan di wilayah Wau. Patroli darat juga dibantu dari unit udara dengan mengunakan pesawat yang didatangkan dari Ibu Kota Sudan Selatan, Juba.
"Ratusan warga sipil yang kebanyakan wanita dan anak-anak kini berada di bawah misi perlindungan PBB di Wau," ungkap Kouider Zerrouk, Juru Bicara Misi Perdamaian PBB di Sudan.
Tidak jelas apa yang memicu bentrok antara polisi dan warga Wau. Namun, warga setempat mengatakan, bentrok terjadi setelah warga menemukan enam mayat anggota suku setempat tewas, Rabu (19/12/2012).
Usai kejadian itu, kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pemuda Dinka mengamuk. Mereka membakar beberapa bangunan di Wau. Polisi mencoba menghentikan kericuhan tersebut dengan menembakan gas air mata dan melepaskan sejumlah tembakan.
"Beberapa anak muda memulai aksi tembak menembak. Aparat keamanan tinggal diam dan balas melepaskan tembakan,” ungkap warga setempat.
James Deng Dimo, seorang wartawan dari kota Wau mengatakan, guna mengamankan kondisi pasca bentrok, polisi melakukan patroli di seluruh jalan di wilayah Wau. Patroli darat juga dibantu dari unit udara dengan mengunakan pesawat yang didatangkan dari Ibu Kota Sudan Selatan, Juba.
(esn)