Empat petugas medis Pakistan tewas diserang pria bersenjata
Rabu, 19 Desember 2012 - 14:51 WIB
Empat petugas medis Pakistan tewas diserang pria bersenjata
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pria bersenjata melancarkan serangan terhadap enam petugas medis Pakistan yang akan memberikan imunisasi polio bagi anak-anak Pakistan, Selasa (18/12/2012).
"Empat orang petugas kesehatan dilaporkan tewas akibat ditembak sekelompok orang bersenjata. Sementara seorang pria terluka dalam sebuah serangan terpisah di Karachi," ungkap Imran Shaukat, Inspektur Polisi Senior.
Serangan lain juga terjadi di Kota Peshawar. Javed Marwar, Pejabat Kota Peshawar mengatakan, seorang gadis berusia 17 tahun yang melacarkan kampanye anti polio telah menjadi sasaran penembakan pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor.
"Akibat serangan ini, kegiatan imunisasi di Provinsi Sindh and Khyber Pakhtunkhwa terpaksa dihentikan," ungkap Saghir Ahmed, Menteri Kesehatan Provisi Karachi.
Tidak jelas siapa pihak yang berada dalam serangan tersebut, namun serangan tersebut sepertinya dilancarkan untuk menghentikan kampanye anti polio di Pakistan. Diduga kuat, serangan ini dilakukan oleh gerilyawan Taliban yang berulangkali mengecam imuniasi polio yang dilancarkan oleh negara Barat.
Gul Naz, Pejabat Kesehatan Pakistan mengatakan, sebelum serangan ini terjadi, beberapa tim medis telah mendapatkan peringatan lewat telepon. Pengancam mengatakan, "Kalian akan menyesal karena telah membantu orang kafir melancarkan kampanye melawan Polio".
Imunisasi polio di Pakistan diselenggarkan atas kerjasama Pemerintah Pakistan dan lembaga perlindungan anak PBB (UNICEF) untuk memberantas penyakit polio.
"Empat orang petugas kesehatan dilaporkan tewas akibat ditembak sekelompok orang bersenjata. Sementara seorang pria terluka dalam sebuah serangan terpisah di Karachi," ungkap Imran Shaukat, Inspektur Polisi Senior.
Serangan lain juga terjadi di Kota Peshawar. Javed Marwar, Pejabat Kota Peshawar mengatakan, seorang gadis berusia 17 tahun yang melacarkan kampanye anti polio telah menjadi sasaran penembakan pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor.
"Akibat serangan ini, kegiatan imunisasi di Provinsi Sindh and Khyber Pakhtunkhwa terpaksa dihentikan," ungkap Saghir Ahmed, Menteri Kesehatan Provisi Karachi.
Tidak jelas siapa pihak yang berada dalam serangan tersebut, namun serangan tersebut sepertinya dilancarkan untuk menghentikan kampanye anti polio di Pakistan. Diduga kuat, serangan ini dilakukan oleh gerilyawan Taliban yang berulangkali mengecam imuniasi polio yang dilancarkan oleh negara Barat.
Gul Naz, Pejabat Kesehatan Pakistan mengatakan, sebelum serangan ini terjadi, beberapa tim medis telah mendapatkan peringatan lewat telepon. Pengancam mengatakan, "Kalian akan menyesal karena telah membantu orang kafir melancarkan kampanye melawan Polio".
Imunisasi polio di Pakistan diselenggarkan atas kerjasama Pemerintah Pakistan dan lembaga perlindungan anak PBB (UNICEF) untuk memberantas penyakit polio.
(esn)