Pria bersenjata tembak lima petugas imunisasi Pakistan
Selasa, 18 Desember 2012 - 20:26 WIB
Pria bersenjata tembak lima petugas imunisasi Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pria bersenjata menembak lima orang petugas medis Pakistan yang akan memberikan imuniasai polio bagi anak-anak Pakistan , Selasa (18/12/2012).
"Tiga orang petugas medis perempuan tewas, seorang pria terluka dalam sebuah serangan terpisah di Karachi," ungkap Imran Shaukat, Inspektur Polisi Senior.
Serangan lain juga terjadi di Kota Peshawar. Javed Marwar, Pejabat Kota Peshawar mengatakan seorang gadis 17 tahun yang melacarkan kampanye anti polio telah menjadi sasaran penembakan pria bersenjata yang mengendaria sepeda motor.
Tidak jelas siapa dalang dibalik aksi penyerangan ini. Tapi di duga kuat serangan ini dilakukan oleh gerilyawan Taliban yang berulang kali mengecam imuniasi polio yang dilancarkan oleh barat.
Gul Naz, Pejabat Kesehatan Pakistan mengatakan sebelum serangan ini terjadi beberapa tim medis telah mendapatkan peringatan lewat telepon, pengancam mengatakan "kalian akan menyesal karena telah membantu orang kafir melancarkan kampanye melawan Polio,"
Akibat serangan ini, Saghir Ahmed, Menteri Kesehatan Provisi Karachi telah menghentikan kegiatan 24 ribu tim medis yang akan memberikan imunisasi polio. "Imunisasi anti polio di Karchi tepaksa ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Tiga orang petugas medis perempuan tewas, seorang pria terluka dalam sebuah serangan terpisah di Karachi," ungkap Imran Shaukat, Inspektur Polisi Senior.
Serangan lain juga terjadi di Kota Peshawar. Javed Marwar, Pejabat Kota Peshawar mengatakan seorang gadis 17 tahun yang melacarkan kampanye anti polio telah menjadi sasaran penembakan pria bersenjata yang mengendaria sepeda motor.
Tidak jelas siapa dalang dibalik aksi penyerangan ini. Tapi di duga kuat serangan ini dilakukan oleh gerilyawan Taliban yang berulang kali mengecam imuniasi polio yang dilancarkan oleh barat.
Gul Naz, Pejabat Kesehatan Pakistan mengatakan sebelum serangan ini terjadi beberapa tim medis telah mendapatkan peringatan lewat telepon, pengancam mengatakan "kalian akan menyesal karena telah membantu orang kafir melancarkan kampanye melawan Polio,"
Akibat serangan ini, Saghir Ahmed, Menteri Kesehatan Provisi Karachi telah menghentikan kegiatan 24 ribu tim medis yang akan memberikan imunisasi polio. "Imunisasi anti polio di Karchi tepaksa ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
(esn)