Pakistan larang paket seluler tarif murah malam hari

Jum'at, 23 November 2012 - 09:30 WIB
Pakistan larang paket...
Pakistan larang paket seluler tarif murah malam hari
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Pakistan melarang operator seluler di negara itu menerapkan paket tarif murah untuk panggilan malam hari. Pemerintah menduga, paket tarif murah di malam hari ini telah mendorong kaum muda untuk negeri itu melakukan hal-hal vulgar.

Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) mengatakan, mereka telah meminta perusahaan seluler untuk menangguhkan paket tarif murah malam hari.

"Kami telah mengeluarkan perintah kepada semua perusahaan telepon seluler untuk mengesampingkan paket panggilan malam. Langkah ini diambil setelah diskusi panjang," kata Juru Bicara PTA, Malahat Rab pafa kantor berita AFP, Kamis (22/11/2012).

Anggota parlemen Pakistan mendukung kebijakan ini. "Kami sangat keberatan dengan paket telepon malam hari. Kami menghimbau, PTA mengubah batas waktu untuk fasilitas ini atau melarang hal itu," kata Kalsoom Perveen, Kepala Kkomite Majelis Tinggi Parlemen. Menurutnya, paket-paket ini tidak tepat untuk pemuda-pemudi Pakistan.

Shafqat Hayayt Khan, seorang anggota parlemen dari oposisi, memiliki pendapat senada dengan Perveen. "Tidak ada keraguan, bahwa panggilan murah malam hari telah mempromosikan sikap vulgar pada kaum muda Pakistan. Kami mendesak PTA melaksanakan keputusan ini," kata Khan.

Pembatasan komunikasi di Pakistan bukan hal baru. Sebelumnya, Pemerintah Pakistan juga telah memblokir akses ke You Tube. Operator seluler di Pakistan sendiri menentang kebijakan ini. Mereka mengaku akan menempuh jalur pengadilan.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Berita Terkini
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
24 menit yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
1 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
2 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
3 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
6 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved