Bentrok dengan FARC, 3 tentara Kolombia tewas
Selasa, 23 Oktober 2012 - 15:12 WIB
Bentrok dengan FARC, 3 tentara Kolombia tewas
A
A
A
Sindonews.com - Lagi - lagi tiga tentara Kolombia tewas dalam bentrok dengan pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) di Arauca, Kolombia, Senin (22/10/2012).
Seperti diberitakan dalam Xinhua, Selasa (23/10/2012) pejabat setempat mengatakan bentrok antara tentara Kolombia dan FARC terjadi di dekat wilayah perbatasan antara Kolombia dan Ekuador.
Bentrok ini merupakan bentrok kedua yang terjadi di tengah upaya perdamaian antara Pemerintah Kolombia dengan perwakilan FARC yang tengah berlangsung di Norwegia.
Perundingan damai kali ini merupakan upaya terbaru dalam sejarah panjang menyelesaikan pertikaian bersenjata antara Pemerintah Kolombia dengan pemberontak FARC. Sejak pemberontakan berkobar pada 1964, sudah puluhan ribu orang tewas. Sebelumnya, sudah banyak upaya pembicaraan damai yang dilakukan, namun selalu gagal.
Seperti diketahui, Pemerintah Kolombia telah berulang kali menolak permintaan FARC, yang menginginkan adanya gencatan senjata bilateral selama perundingan. Namun, Pemerintah Kolombia menolak rencana gencatan senjata itu. Militer Kolombia tetap akan melakukan operasi penumpasan pemberontak, meski pembicaraan damai tengah berlangsung.
Seperti diberitakan dalam Xinhua, Selasa (23/10/2012) pejabat setempat mengatakan bentrok antara tentara Kolombia dan FARC terjadi di dekat wilayah perbatasan antara Kolombia dan Ekuador.
Bentrok ini merupakan bentrok kedua yang terjadi di tengah upaya perdamaian antara Pemerintah Kolombia dengan perwakilan FARC yang tengah berlangsung di Norwegia.
Perundingan damai kali ini merupakan upaya terbaru dalam sejarah panjang menyelesaikan pertikaian bersenjata antara Pemerintah Kolombia dengan pemberontak FARC. Sejak pemberontakan berkobar pada 1964, sudah puluhan ribu orang tewas. Sebelumnya, sudah banyak upaya pembicaraan damai yang dilakukan, namun selalu gagal.
Seperti diketahui, Pemerintah Kolombia telah berulang kali menolak permintaan FARC, yang menginginkan adanya gencatan senjata bilateral selama perundingan. Namun, Pemerintah Kolombia menolak rencana gencatan senjata itu. Militer Kolombia tetap akan melakukan operasi penumpasan pemberontak, meski pembicaraan damai tengah berlangsung.
(aww)