Sudan kutuk serangan SPLM di Sudan Selatan
Selasa, 09 Oktober 2012 - 09:56 WIB
Sudan kutuk serangan SPLM di Sudan Selatan
A
A
A
Sindonews.com - Partai berkuasa di Sudan, National Congress Party (NCP) mengutuk serangan mortir Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan (SPLM) di wilayah Kadogli, Ibu Kota Kordofan, Sudan Selatan yang menewaskan enam orang dan melukai puluhan orang.
"NPC mengutuk serangan yang dilakukan oleh NPC di Kadogli," ungkap Juru bicara NPC, Badr-Eddin Ibrahim seperti diberitakan Xinhua, Selasa (9/10/2012).
"Serangan di Kadogli meninggalkan pesan negatif dengan kecenderungan kelompok bersenjata tidak ingin menyelesaikan masalah yang terjadi di Kordofan, menegaskan bahwa kelompok pemberontak tidak tertarik pada perdamaian dan stabilitas di Sudan Selatan," imbuh Ibrahim
Ibrahim kembali menegaskan kapabilitas kemampuan senjata Sudan, dan mencatat bahwa militer Sudan akan segera mengakhiri semua gangguan keamanan dan membersihkan wilayah Sudan dari pemberontak
Ibrahim mengatakan insiden penyerangan ini tidak akan mempengaruhi perjanjian kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Sudan dan Sudan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut juru bicara VCP tersebut juga menekankan kepada pihak Sudan Selatan untuk merealisasikan semua perjanjian damai yang telah disepakati dengan Sudan, termasuk pemutusan hubungan dengan selatan dan kelompok pemberontak, serta menyelesaikan semua isu yang menjadi permasalahan bersama.
"NPC mengutuk serangan yang dilakukan oleh NPC di Kadogli," ungkap Juru bicara NPC, Badr-Eddin Ibrahim seperti diberitakan Xinhua, Selasa (9/10/2012).
"Serangan di Kadogli meninggalkan pesan negatif dengan kecenderungan kelompok bersenjata tidak ingin menyelesaikan masalah yang terjadi di Kordofan, menegaskan bahwa kelompok pemberontak tidak tertarik pada perdamaian dan stabilitas di Sudan Selatan," imbuh Ibrahim
Ibrahim kembali menegaskan kapabilitas kemampuan senjata Sudan, dan mencatat bahwa militer Sudan akan segera mengakhiri semua gangguan keamanan dan membersihkan wilayah Sudan dari pemberontak
Ibrahim mengatakan insiden penyerangan ini tidak akan mempengaruhi perjanjian kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Sudan dan Sudan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut juru bicara VCP tersebut juga menekankan kepada pihak Sudan Selatan untuk merealisasikan semua perjanjian damai yang telah disepakati dengan Sudan, termasuk pemutusan hubungan dengan selatan dan kelompok pemberontak, serta menyelesaikan semua isu yang menjadi permasalahan bersama.
(aww)