Pasca aksi Joker, pembelian senjata naik 43,5%
Rabu, 25 Juli 2012 - 19:07 WIB
Pasca aksi Joker, pembelian senjata naik 43,5%
A
A
A
Sindonews.com - Usai penembakan yang terjadi pekan lalu di Aurora, Colorado, Amerika Serikat (AS), pembelian senjata oleh warga mengalami peningkatan. Jumlah orang yang mencari dan membeli senjata di kota itu melonjak tajam.
“Dalam tiga hari setelah penembakan saat film Batman terbaru ‘The Dark Knight Rises’, penduduk setempat yang membeli senjata telah naik 43,5 persen dibanding minggu sebelumnya,” ujar seorang pejabat hukum Colorado, seperti dikutip BBC, Rabu (25/7/2012).
Menurut data yang dirilis Biro Investigasi Colorado, 880 orang melakukan pemeriksaan latar belakang sebelum disetujui untuk membeli senjata pada Jumat 13 Juli. Namun, sejak hari Jumat 29 Juli, hari penembakan itu, jumlah calon pembeli senjata meningkat sebesar 1.216 orang.
Sementara hari Sabtu, jumlah tersebut terus naik hingga 1.243. Secara total, sampai saat ini sebanyak 2.887 orang telah disetujui untuk membeli senjata, atau meningkat 43,5 persen dari pekan lalu.
Jaksa yang menangani kasus ini mengatakan, Holmes telah membeli senjata dan ribuan amunisi yang tertimbun di apartemennya secara legal.
Penembakan di bioskop terjadi ketika film Batman diputar perdana. Aksi penembakan tersebut mengakibatkan 12 orang tewas dan menciderai 58 orang, 20 di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sebelumnya, pelaku penembakan, James Holmes (24) dituduh melempar dua tabung gas dan menembak secara acak ke arah penonton.
“Dalam tiga hari setelah penembakan saat film Batman terbaru ‘The Dark Knight Rises’, penduduk setempat yang membeli senjata telah naik 43,5 persen dibanding minggu sebelumnya,” ujar seorang pejabat hukum Colorado, seperti dikutip BBC, Rabu (25/7/2012).
Menurut data yang dirilis Biro Investigasi Colorado, 880 orang melakukan pemeriksaan latar belakang sebelum disetujui untuk membeli senjata pada Jumat 13 Juli. Namun, sejak hari Jumat 29 Juli, hari penembakan itu, jumlah calon pembeli senjata meningkat sebesar 1.216 orang.
Sementara hari Sabtu, jumlah tersebut terus naik hingga 1.243. Secara total, sampai saat ini sebanyak 2.887 orang telah disetujui untuk membeli senjata, atau meningkat 43,5 persen dari pekan lalu.
Jaksa yang menangani kasus ini mengatakan, Holmes telah membeli senjata dan ribuan amunisi yang tertimbun di apartemennya secara legal.
Penembakan di bioskop terjadi ketika film Batman diputar perdana. Aksi penembakan tersebut mengakibatkan 12 orang tewas dan menciderai 58 orang, 20 di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sebelumnya, pelaku penembakan, James Holmes (24) dituduh melempar dua tabung gas dan menembak secara acak ke arah penonton.
()