Presiden Ghana John Atta Mills meninggal
Rabu, 25 Juli 2012 - 12:56 WIB
Presiden Ghana John Atta Mills meninggal
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Ghana John Atta Mills dinyatakan meninggal dunia. Kantor kepresidenan Ghana mengumumkan kematiannya pada Selasa 24 Juli malam. Namun hingga kini, Pemerintah Ghana belum memberitahukan peyebab kematian Presiden Mills.
“John Atta Mills meninggal beberapa jam setelah dibawa ke rumah sakit. Dengan berat hati kami mengumumkan kematian mendadak Presiden Ghana,” kata seorang pejabat dari kantor kepresidenan, seperti dikutip Aljazeera, Rabu (25/7/2012).
Kantor kepresidenan mengatakan Presiden Mills meninggal beberapa jam setelah jatuh sakit, tetapi tidak ada rincian lebih lanjut. Presiden Mills telah mengeluh sakit pada Senin malam dan meninggal Selasa sore ketika kondisinya memburuk.
“Presiden Mills meninggal di Rumah Sakit Militer 37 setelah bergegas kesana pagi hari ketika kesehatannya memburuk,” ungkap Kepala Staf Presidensi Ghana, Henry Newman Martey, sebagaimana diberitakan Xinhua, Rabu (25/7/2012).
Presiden Mills yang merayakan ulang tahun ke-68 nya hanya Sabtu lalu, meninggal di ibu kota Ghana, Accra. Presiden Ghana ini telah mendapat pujian internasional sebagai pemimpin negara demokrasi di Afrika. Ghana adalah satu-satunya negara Afrika yang pernah dikunjungi Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Kunjungan bilateral itu dilakukan untuk menegaskan Ghana berhasil menerapkan demokrasi.
Sebagai seorang pengacara dan ahli perpajakan, Mills sedang mengembangkan Ghana sebagai salah satu produsen minyak terbaru di Afrika sejak dua tahun lalu. Dia juga memperoleh apresiasi, baik di dalam maupun luar negeri untuk kebijakan ekonomi yang sehat, serta komitmen terhadap demokrasi dan pemerintahan yang baik.
“John Atta Mills meninggal beberapa jam setelah dibawa ke rumah sakit. Dengan berat hati kami mengumumkan kematian mendadak Presiden Ghana,” kata seorang pejabat dari kantor kepresidenan, seperti dikutip Aljazeera, Rabu (25/7/2012).
Kantor kepresidenan mengatakan Presiden Mills meninggal beberapa jam setelah jatuh sakit, tetapi tidak ada rincian lebih lanjut. Presiden Mills telah mengeluh sakit pada Senin malam dan meninggal Selasa sore ketika kondisinya memburuk.
“Presiden Mills meninggal di Rumah Sakit Militer 37 setelah bergegas kesana pagi hari ketika kesehatannya memburuk,” ungkap Kepala Staf Presidensi Ghana, Henry Newman Martey, sebagaimana diberitakan Xinhua, Rabu (25/7/2012).
Presiden Mills yang merayakan ulang tahun ke-68 nya hanya Sabtu lalu, meninggal di ibu kota Ghana, Accra. Presiden Ghana ini telah mendapat pujian internasional sebagai pemimpin negara demokrasi di Afrika. Ghana adalah satu-satunya negara Afrika yang pernah dikunjungi Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Kunjungan bilateral itu dilakukan untuk menegaskan Ghana berhasil menerapkan demokrasi.
Sebagai seorang pengacara dan ahli perpajakan, Mills sedang mengembangkan Ghana sebagai salah satu produsen minyak terbaru di Afrika sejak dua tahun lalu. Dia juga memperoleh apresiasi, baik di dalam maupun luar negeri untuk kebijakan ekonomi yang sehat, serta komitmen terhadap demokrasi dan pemerintahan yang baik.
()