Indonesia terlibat latihan udara terbesar di Australia
Senin, 23 Juli 2012 - 20:31 WIB
Indonesia terlibat latihan udara terbesar di Australia
A
A
A
Sindonews.com – Pesawat tempur dari Australia, Indonesia, dan Amerika Serikat (AS) akan melakukan latihan militer multinasional di Australia Utara selama tiga minggu. Latihan tempur udara terbesar dan terlengkap di Australia tersebut akan belangsung dari 27 Juli hingga 17 Agustus.
’’Latihan ini melibatkan beberapa negara yang memiliki hubungan pertahanan cukup dekat dengan Australia. Atas dasar kepercayaan, setiap negara membawa pesawat tempur terbaik ke Australia,” ujar Direktur Program Keamanan Internasional di Lowy Institute, Rory Medcalf, seperti dikutip VOA, Senin (23/7/2012).
Pemerintah Indonesia mengirim jet tempur Sukhoi dalam kerja sama antara kedua negara Asia-Pasifik itu. Indonesia membawa pesawat tempur terbaik ke Australia sebagai tanda kepercayaan dalam meningkatkan hubungan pertahanan. Australia, Indonesia, dan AS akan bergabung dengan pesawat lain dari Singapura, Thailand, serta Selandia Baru untuk simulasi manuver tempur.
Seorang juru bicara militer mengatakan, Australia latihan dengan sandi Pitch Black itu telah diselenggarakan setiap dua tahun selama dua dekade terakhir. Namun, operasi tahun ini merupakan yang terbesar. Sebanyak 85 pesawat dan lebih dari 2 ribu personel akan berpartisipasi.
’’Latihan ini melibatkan beberapa negara yang memiliki hubungan pertahanan cukup dekat dengan Australia. Atas dasar kepercayaan, setiap negara membawa pesawat tempur terbaik ke Australia,” ujar Direktur Program Keamanan Internasional di Lowy Institute, Rory Medcalf, seperti dikutip VOA, Senin (23/7/2012).
Pemerintah Indonesia mengirim jet tempur Sukhoi dalam kerja sama antara kedua negara Asia-Pasifik itu. Indonesia membawa pesawat tempur terbaik ke Australia sebagai tanda kepercayaan dalam meningkatkan hubungan pertahanan. Australia, Indonesia, dan AS akan bergabung dengan pesawat lain dari Singapura, Thailand, serta Selandia Baru untuk simulasi manuver tempur.
Seorang juru bicara militer mengatakan, Australia latihan dengan sandi Pitch Black itu telah diselenggarakan setiap dua tahun selama dua dekade terakhir. Namun, operasi tahun ini merupakan yang terbesar. Sebanyak 85 pesawat dan lebih dari 2 ribu personel akan berpartisipasi.
()