Sambut Ramadhan, AS bantu negara tertindas
Sabtu, 21 Juli 2012 - 19:18 WIB
Sambut Ramadhan, AS bantu negara tertindas
A
A
A
Sindonews.com – Dalam menyambut bulan suci Ramadan, organisasi Muslim di Amerika Serikat (AS) menyerukan akan mempererat hubugan dengan negara yang tertindas. Islamic Relief bersama anggota legislatif AS yang Muslim dan non Muslim, serta organisasi keagamaan lainnya menyatakal hal ini.
Selain acara Ramadhan yang melibatkan masyarakat umum, kesempatan itu juga digunakan untuk membahas pentingnya Ramadan, peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lintas agama, dan peran Muslim dalam filantropi.
“Kami ingin menyambut Ramadhan dengan mempererat hubungan bersama umat beragama lain. Kami merayakan Ramadhan dengan 1,2 milyar umat Muslim di seluruh dunia,” ujar Pimpinan Islamic Relief AS, Dr. Abed Ayoub, seperti dikutip VOA, Sabtu (21/7/2012).
Menurut dia, Ramadhan bukan hanya sekedar berpuasa, tetapi juga merasakan penderitaan mereka yang kurang beruntung, terutama yang tidak mempunyai akses makanan dan air bersih. Peran organisasi Muslim AS yaitu membantu masyarakat internasional untuk tujuan kemanusiaan, seperti mengurangi penderitaan umat dan mengentaskan kemiskinan.
"Kami membantu saudara Muslim di seluruh dunia melalui misi kemanusiaan. Tahun lalu, Islamic Relief mencurahkan banyak upaya dan dana bagi Afrika Timur, banjir di Pakistan, maupun krisis di Jalur Gaza," tandas Ayoub.
Sementara anggota Kongres AS, Andre Carson, yang hadir dalam acara itu mengatakan mendukung makna dan peran organisasi Muslim dalam misi kemanusiaan tersebut. Carson mewakili negara bagian Indiana di Kongres AS.
“Dengan kemitraan organisasi Muslim, AS dapat membantu negara-negara miskin dan mempererat hubungan bilateral, sehingga aktivitas ekstremisme bisa dicegah. Kita hidup dalam masyarakat global kita, maka perlu mempererat hubungan dengan negara lain," jelas Carson.
Selain acara Ramadhan yang melibatkan masyarakat umum, kesempatan itu juga digunakan untuk membahas pentingnya Ramadan, peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lintas agama, dan peran Muslim dalam filantropi.
“Kami ingin menyambut Ramadhan dengan mempererat hubungan bersama umat beragama lain. Kami merayakan Ramadhan dengan 1,2 milyar umat Muslim di seluruh dunia,” ujar Pimpinan Islamic Relief AS, Dr. Abed Ayoub, seperti dikutip VOA, Sabtu (21/7/2012).
Menurut dia, Ramadhan bukan hanya sekedar berpuasa, tetapi juga merasakan penderitaan mereka yang kurang beruntung, terutama yang tidak mempunyai akses makanan dan air bersih. Peran organisasi Muslim AS yaitu membantu masyarakat internasional untuk tujuan kemanusiaan, seperti mengurangi penderitaan umat dan mengentaskan kemiskinan.
"Kami membantu saudara Muslim di seluruh dunia melalui misi kemanusiaan. Tahun lalu, Islamic Relief mencurahkan banyak upaya dan dana bagi Afrika Timur, banjir di Pakistan, maupun krisis di Jalur Gaza," tandas Ayoub.
Sementara anggota Kongres AS, Andre Carson, yang hadir dalam acara itu mengatakan mendukung makna dan peran organisasi Muslim dalam misi kemanusiaan tersebut. Carson mewakili negara bagian Indiana di Kongres AS.
“Dengan kemitraan organisasi Muslim, AS dapat membantu negara-negara miskin dan mempererat hubungan bilateral, sehingga aktivitas ekstremisme bisa dicegah. Kita hidup dalam masyarakat global kita, maka perlu mempererat hubungan dengan negara lain," jelas Carson.
()