Obama terkejut dengan penembakan Batman
Sabtu, 21 Juli 2012 - 13:16 WIB
Obama terkejut dengan penembakan Batman
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama menuturkan dirinya amat terkejut atas insiden penembakan di pemutaran perdana film “Batman, The Dark Knight Rises” di Denver, negara bagian Colorado.
Korban penembakan massal yang dilakukan James Holmes (24) ini mencapai 58 orang dan menewaskan sedikitnya 12 orang.
"Michelle dan saya amat terkejut dan sedih dengan penembakan yang mengerikan dan tragis di Colorado. Pemerintah AS akan mendukung penduduk di Aurora dalam masa sulit ini," ungkap Obama di Florida seperti dilansir BBC, Sabtu (21/7/2012).
Pemerintah AS berjanji untuk membawa siapa pun yang bertanggung jawab untuk diadili. “Dalam menghadapi momen kegelapan dan tantangan, kita harus bersama sebagai satu keluarga Amerika," imbuh Obama.
Sementara itu, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan menyelidiki tempat tinggal tersangka pria bersenjata itu di Denver. Karena tersangka juga mengatakan kepada polisi, dia menyimpan bahan peledak di tempat tinggalnya.
Saat ini, Kepala kepolisian Aurora di Colorado, Dan Oates mengatakan apartemen pelaku penembakan di sebelah utara Aurora sudah dikosongkan sebagai tindakan berjaga-jaga.
Korban penembakan massal yang dilakukan James Holmes (24) ini mencapai 58 orang dan menewaskan sedikitnya 12 orang.
"Michelle dan saya amat terkejut dan sedih dengan penembakan yang mengerikan dan tragis di Colorado. Pemerintah AS akan mendukung penduduk di Aurora dalam masa sulit ini," ungkap Obama di Florida seperti dilansir BBC, Sabtu (21/7/2012).
Pemerintah AS berjanji untuk membawa siapa pun yang bertanggung jawab untuk diadili. “Dalam menghadapi momen kegelapan dan tantangan, kita harus bersama sebagai satu keluarga Amerika," imbuh Obama.
Sementara itu, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan menyelidiki tempat tinggal tersangka pria bersenjata itu di Denver. Karena tersangka juga mengatakan kepada polisi, dia menyimpan bahan peledak di tempat tinggalnya.
Saat ini, Kepala kepolisian Aurora di Colorado, Dan Oates mengatakan apartemen pelaku penembakan di sebelah utara Aurora sudah dikosongkan sebagai tindakan berjaga-jaga.
()