Rusia pasok helikopter Mi-25 ke Suriah
Jum'at, 20 Juli 2012 - 22:00 WIB
Rusia pasok helikopter Mi-25 ke Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah kapal Alaed Rusia yang membawa helikopter tempur Mi-25 dan perlatan sistem pertahanan udara untuk Suriah telah diturunkan di pelabuhan Baltiysk Rusia, Kaliningrad. Beberapa helikopter itu telah dirombak di pabrik perbaikan pesawat 150 di eksklave milik Rusia.
Sebuah sumber keamanan Rusia mengungkapkan, kapal itu telah dibongkar dan sekarang berada dalam perjalanan.Tindak lanjut terhadap kapal itu tergantung pada keputusan Rosoboronexport.
Pemberian peralatan tempur dari Rusia kepada Suriah telah menjadi pusat pertikaian diplomatik antara Rusia dengan pihak Barat. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menuduh Rusia memasok helikopter tempur ke Damaskus guna mendukung aksi pembantaian para pemberontakan di Suriah.
Sementara itu, Pemerintah Rusia mengatakan pihaknya memenuhi kontrak yang telah ditandatangani untuk memperbaiki helikopter. Rusia membantah penggunaan helikopter itu untuk menyerang warga sipil.
Femco sebagai agen pelayaran yang memberikan izin pada kapal Rusia mengatakan, dokumentasi kargo tidak memperlihatkan data apapun terkait dengan Suriah. Kapal Alaed diduga membawa tiga Mi-25 dan beberapa peralatan pertahanan udara.
Sebuah sumber keamanan Rusia mengungkapkan, kapal itu telah dibongkar dan sekarang berada dalam perjalanan.Tindak lanjut terhadap kapal itu tergantung pada keputusan Rosoboronexport.
Pemberian peralatan tempur dari Rusia kepada Suriah telah menjadi pusat pertikaian diplomatik antara Rusia dengan pihak Barat. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menuduh Rusia memasok helikopter tempur ke Damaskus guna mendukung aksi pembantaian para pemberontakan di Suriah.
Sementara itu, Pemerintah Rusia mengatakan pihaknya memenuhi kontrak yang telah ditandatangani untuk memperbaiki helikopter. Rusia membantah penggunaan helikopter itu untuk menyerang warga sipil.
Femco sebagai agen pelayaran yang memberikan izin pada kapal Rusia mengatakan, dokumentasi kargo tidak memperlihatkan data apapun terkait dengan Suriah. Kapal Alaed diduga membawa tiga Mi-25 dan beberapa peralatan pertahanan udara.
()