Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah

Senin, 20 April 2020 - 13:42 WIB
loading...
Rusia Akui Uji Coba...
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov mengatakan bahwa tank T-14 Armata telah dikerahkan di Suriah. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov mengatakan bahwa tank T-14 Armata telah dikerahkan di Suriah. Manturov mengatakan, kinerja tank tersebut selama beroperasi di Suriah akan dinilai secara seksama.

Armata adalah platform standar yang berfungsi sebagai dasar untuk mengembangkan tank tempur utama, kendaraan tempur infanteri, pengangkut personel lapis baja, dan beberapa kendaraan lapis baja lainnya.

T-14 yang berbasis pada platform Armata diperlihatkan kepada publik untuk pertama kalinya pada parade Hari Kemenangan di Red Square pada 9 Mei 2015. Kendaraan tempur baru ini menampilkan peralatan yang sepenuhnya didigitalkan dan kapsul lapis baja terisolasi untuk operator tank.

"Tank T-14 Armata digunakan di Suriah. Mereka digunakan dalam kondisi lapangan, di Suriah, jadi, kami memperhitungkan semua nuansa," kata Manturov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Senin (20/4/2020).

Manturov kemudian mengatakan pasokan tank T-14 kepada pasukan Rusia akan dimulai pada tahun 2021 mendatang dan uji coba lapangan diharapkan memberikan hasil yang baik.

"Tank T-14 Armata sangat mahal, karena masih menjalani uji coba tambahan dan modernisasi setelah Kementerian Pertahanan meminta solusi teknis tambahan untuk memulai pasokan serial mulai dari tahun depan di bawah kontrak yang ada," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved