Hisyam Ikhtiar, korban keempat ledakan bom Suriah
Jum'at, 20 Juli 2012 - 18:57 WIB
Hisyam Ikhtiar, korban keempat ledakan bom Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Keamanan Nasional Suriah Hisyam Ikhtiar Suriah dinyatakan meninggal akibat luka dalam pengeboman di kantor keamanan nasional di Ibu Kota Damaskus.
Hisyam Ikhtiar adalah petinggi militer keempat Suriah yang tewas akibat ledakan bom di Ibu Kota Damaskus pada Rabu lalu 18 Juli 2012, seperti dikutip BBC, Jumat (20/7/2012).
Kematian Ikhtiar sebagai korban serangan bom diumumkan setelah pemberitahuan tentang tewasnya tiga petinggi militer lain sehari setelah kejadian. Pejabat keamanan Suriah yang meninggal terdiri atas Menteri Pertahanan dan mantan kepala staf Jenderal Daoud Rajiha, Deputi Menteri Pertahanan Assef Shawkat, serta Asisten Wakil Kepresidenan dan Kepala manajemen krisis Gen Hassan Turkomani.
Sementara itu, pertempuran antara pemberontak dan tentara militer masih berkecamuk di Suriah. Setelah serangan bom menghancurkan Damaskus dan beberapa kota besar di sekitarnya, kolompok oposisi kini mulai beralih ke beberapa pos perbatasan.
Ledakan kekerasan di Damaskus terjadi sejak Minggu lalu, tetapi baru meletus hari Rabu kemarin. Dalam pertempuran terakhir, pasukan pemberontak telah berhasil menguasai beberapa pos perbatasan, baik di perbatasan selatan dengan Irak dan perbatasan utara dengan Turki.
Hisyam Ikhtiar adalah petinggi militer keempat Suriah yang tewas akibat ledakan bom di Ibu Kota Damaskus pada Rabu lalu 18 Juli 2012, seperti dikutip BBC, Jumat (20/7/2012).
Kematian Ikhtiar sebagai korban serangan bom diumumkan setelah pemberitahuan tentang tewasnya tiga petinggi militer lain sehari setelah kejadian. Pejabat keamanan Suriah yang meninggal terdiri atas Menteri Pertahanan dan mantan kepala staf Jenderal Daoud Rajiha, Deputi Menteri Pertahanan Assef Shawkat, serta Asisten Wakil Kepresidenan dan Kepala manajemen krisis Gen Hassan Turkomani.
Sementara itu, pertempuran antara pemberontak dan tentara militer masih berkecamuk di Suriah. Setelah serangan bom menghancurkan Damaskus dan beberapa kota besar di sekitarnya, kolompok oposisi kini mulai beralih ke beberapa pos perbatasan.
Ledakan kekerasan di Damaskus terjadi sejak Minggu lalu, tetapi baru meletus hari Rabu kemarin. Dalam pertempuran terakhir, pasukan pemberontak telah berhasil menguasai beberapa pos perbatasan, baik di perbatasan selatan dengan Irak dan perbatasan utara dengan Turki.
()