Serangan bom tewaskan 14 Muslim Syiah di Pakistan
Rabu, 18 Juli 2012 - 19:37 WIB
Serangan bom tewaskan 14 Muslim Syiah di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 14 Muslim Syiah, termasuk tiga anak, tewas dalam serangan bom di barat laut Distrik Suku Orakzai, Pakistan. Insiden itu terjadi hari Rabu (18/7/2012) saat sebuah bom meledak di dekat kendaraan yang membawa warga Syiah di Desa Sepoi, Kabupaten Orakzai.
Pejabat Administrasi Senior Zakir Hussain mengatakan, sebagian besar anggota Muslim Syiah menjadi korban pemboman. Menurut laporan, korban yang tewas termasuk tiga wanita, dua anak laki-laki 11 tahun, dan seorang anak perempuan tiga tahun.
’’Bom itu dikendalikan dari jarak jauh dan dipendam di tengah jalan raya. Saat sebuah mobil van yang ditumpangi anggota Muslim Syiah sedang melintas di jalan tersebut, bom langsung diledakkan," jelas Hussain, seperti dikutip Presstv, Rabu (18/7/2012).
Tim penyelamat rumah sakit setempat, dr Mohammad Naeem Kohat melaporkan, seorang anak berusia 11 tahun yang menjadi korban tewas pemboman telah dipindahkan ke rumah sakit di barat laut Peshawar ketika berada dalam kondisi koma.
Serangan terhadap Muslim Syiah telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar serangan menargetkan kelompok etnis Hazara di bagian selatan Provinsi Balochistan.
Ribuan orang Pakistan telah tewas dalam pemboman dan serangan militan lain sejak tahun 2001, setelah negara itu bergabung dengan aliansi Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme. Mulai 2009, sudah terjadi lonjakan serangan militan di Pakistan. Gelombang kekerasan dan militansi yang menyapu seluruh negeri itu mengakibatkan ribuan warga sipil terpaksa mengungsi.
Pejabat Administrasi Senior Zakir Hussain mengatakan, sebagian besar anggota Muslim Syiah menjadi korban pemboman. Menurut laporan, korban yang tewas termasuk tiga wanita, dua anak laki-laki 11 tahun, dan seorang anak perempuan tiga tahun.
’’Bom itu dikendalikan dari jarak jauh dan dipendam di tengah jalan raya. Saat sebuah mobil van yang ditumpangi anggota Muslim Syiah sedang melintas di jalan tersebut, bom langsung diledakkan," jelas Hussain, seperti dikutip Presstv, Rabu (18/7/2012).
Tim penyelamat rumah sakit setempat, dr Mohammad Naeem Kohat melaporkan, seorang anak berusia 11 tahun yang menjadi korban tewas pemboman telah dipindahkan ke rumah sakit di barat laut Peshawar ketika berada dalam kondisi koma.
Serangan terhadap Muslim Syiah telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar serangan menargetkan kelompok etnis Hazara di bagian selatan Provinsi Balochistan.
Ribuan orang Pakistan telah tewas dalam pemboman dan serangan militan lain sejak tahun 2001, setelah negara itu bergabung dengan aliansi Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme. Mulai 2009, sudah terjadi lonjakan serangan militan di Pakistan. Gelombang kekerasan dan militansi yang menyapu seluruh negeri itu mengakibatkan ribuan warga sipil terpaksa mengungsi.
()