Assad janji hentikan kekerasan di Suriah

Rabu, 08 Februari 2012 - 10:24 WIB
Assad janji hentikan...
Assad janji hentikan kekerasan di Suriah
A A A
Sindonews.com - Rusia menegaskan Presiden Suriah Bashar Al-Assad berjanji akan menghentikan aksi kekerasan dan tidak akan membiarkan kekerasan berlanjut.

Al-Assad berkomitmen untuk mengakhiri pertumpahan darah yang telah berlangsung selama rezim pemerintahannya. Assad juga berjanji untuk mengakhiri pertumpahan darah yang terjadi di kota Homs.

Selasa kemarin, Menlu Rusia Sergei Lavrov mengunjungi Assad untuk membicarakan resolusi konflik internal di negaranya. Keputusan ini diambil oleh Presiden Rusia setelah Rusia dan China memveto draft resolusi Dewan Kemanan PBB untuk Suriah.

"Kami menegaskan bahwa kami siap untuk bertindak cepat untuk membuat solusi atas krisis yang terjadi beradasarkan rencana yang diajukan oleh Liga Arab," ungkap Lavrov seperti dilaporkan kantor berita Rusia, dikutip oleh AFP, Rabu (8/2/2012).

Lavrov menambahkan, Presiden Suriah siap jika Liga Arab hendak memperluas misi di negaranya. "Di sini kami punya alasan yang kuat untuk percaya bahwa sinyal yang kami berikan merupakan langkah perubahan bersama dengan cara yang lebih aktif dari segala arah yang didengar," tambahnya.

Menurut Lavrov, secara khusus Presiden Assad meyakinkan Rusia untuk berkomitmen penuh dengan menghentikan kekerasan dari sumber manapun.

Sebelumnya, pada Desember, Liga Arab yang beranggotakan 22 negara mengirimkan misi pengamat ke Suriah, mengawasi rencana untuk mengakhiri pertumpahan darah. Namun, misi Liga Arab tertunda sebulan kemudian karena aksi kekerasan terus meningkat.

Lavrov mengatakan, warga Suriah menuntut pemerintah Assad menunaikan janjinya memebuat konstitusi baru melalui mereferendum untuk menggantikan dominasi abadi Partai Baath.

Dalam pertemuan itu, Presiden Assad berjanji dalam pidato tahun lalu dan akan segera mengumumkan jadwal referendum mengenai konstitusi baru untuk menggantikan dominasi Partai Baath.(azh)
()
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
35 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved