Lockdown COVID-19 Kacau, PM India Minta Maaf ke Warga Miskin

Senin, 30 Maret 2020 - 13:29 WIB
Lockdown COVID-19 Kacau,...
Lockdown COVID-19 Kacau, PM India Minta Maaf ke Warga Miskin
A A A
NEW DELHI - Lockdown seluruh wilayah India yang diberlakukan 21 hari untuk menghambat penyebaran virus corona baru, COVID-19, memicu kekacauan. Perdana Menteri (PM) Narendra Modi pun meminta maaf, terutama pada warga miskin, karena kehidupan mereka menjadi sulit.

Dalam pidato bulanannya pada hari Minggu, Modi secara terbuka meminta maaf kepada warganya.

Modi menggarisbawahi bahwa pihak yang paling terkena dampak dan rentan selama lockdown adalah orang-orang yang terdampar di perbatasan Delhi dan mencoba untuk kembali ke desa mereka.

"Pertempuran dengan virus corona sulit dan membutuhkan keputusan yang keras. Saya minta maaf karena mengambil langkah-langkah keras yang telah menyebabkan kesulitan dalam hidup Anda, terutama orang miskin," kata Modi.

"Saya tahu beberapa dari Anda juga akan marah kepada saya. Tetapi tindakan keras ini diperlukan untuk memenangkan pertempuran ini," katanya lagi, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (30/3/2020).

Pidato Modi disampaikan ketika lockdown 21 hari diberlakukan di seluruh India. Kebijakan itu membuat ribuan pekerja migran menganggur atau pun dipaksa untuk menempuh jarak jauh ke desa mereka dengan berjalan kaki. Berbagai dokumentasi foto dan video menunjukkan polisi India memukuli orang-orang yang berada di jalan selama lockdown berlangsung.

Menurut data pelaporan online worldometers.info, ada 1.071 orang yang terinfeksi COVID-19 di India. Dari jumlah itu, 29 di antaranya telah meninggal. Sejauh ini 100 pasien telah disembuhkan.

Setelah pertama kali muncul di Wuhan, China pada bulan Desember 2019, virus tersebut telah menyebar ke setidaknya 199 negara dan wilayah.

Lebih dari 723.000 orang di seluruh dunia terinfeksi dengan 33.993 di antaranya telah meninggal. Sebanyak 151.800 telah disembuhkan.
(mas)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
India: Covid-19 Mengajari...
India: Covid-19 Mengajari Kita untuk Lebih Mandiri
Pandemi Corona, India...
Pandemi Corona, India Evakuasi Hampir Seribu Warganya dari Indonesia
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Evakuasi WNI Jamaah Tabligh di India
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
49 menit yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
1 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
3 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
3 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
4 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved