Kewalahan Perangi Corona, AS Panggil Kembali Eks Militer

Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:23 WIB
Kewalahan Perangi Corona,...
Kewalahan Perangi Corona, AS Panggil Kembali Eks Militer
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memerintahkan Pentagon untuk menugaskan kembali mantan militer, termasuk anggota Garda Nasional dan anggota cadangan, untuk membantu memerangi wabah virus Corona. Perintah itu dituangkan dalam sebuah perintah eksekutif yang ditandatangani Trump.

Secara umum, anggota militer yang dipanggil adalah mereka yang berada di unit markas dan mereka yang memiliki kemampuan medis tinggi. Perintah eksekutif itu memungkinkan mereka untuk ditugaskan hingga dua tahun dan sebanyak satu juta mantan militer telah dipanggil kembali.

"Ini akan memungkinkan kita untuk memobilisasi personel tanggap darurat bencana medis untuk membantu mengobarkan perang kita melawan virus," kata Trump pada konferensi pers saat meninjau keputusan tersebut.

"Kami memiliki banyak orang, pensiunan, orang-orang militer yang hebat, mereka akan kembali," imbuhnya seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (28/3/2020)..

Pentagon mengatakan bahwa keputusan tentang siapa yang dapat dipanggil masih ditinjau, dan sampai sekarang belum ada sejumlah aktivasi yang diproyeksikan. Perintah eksekutif Trump memberi Pentagon otorisasi untuk melakukan aktivasi, tetapi tidak menentukan siapa yang harus dipanggil.

"Hari ini Presiden menandatangani Perintah Eksekutif yang mengesahkan Menteri Pertahanan Mark Esper untuk memerintahkan unit dan anggota individu di Garda Nasional dan Cadangan serta anggota Individu Siap Cadangan tertentu, untuk tugas aktif guna menambah pasukan bagi respons efektif terhadap wabah virus Corona," kata juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman sebuah pernyataan

"Departemen Pertahanan telah berkomitmen untuk menggunakan semua kemampuan kami untuk menghadapi wabah virus Corona, dan tindakan Presiden hari ini memastikan bahwa kami dapat membawa anggota tertentu dari Cadangan dan Garda Nasional untuk bertarung di tempat yang paling dibutuhkan," demikian bunyi pernyataan itu.

Minggu ini Trump telah mengaktifkan Garda Nasional di New York, Washington dan California. Ketiganya adalah negara-negara bagian yang paling parah terdampak virus Corona yang telah menyebabkan kekacauan di seluruh negeri dan menghentikan aktifitas kehidupan sehari-hari.

Pada hari Kamis, lebih dari 200 tentara Angkatan Darat AS dikerahkan ke New York untuk memberikan berbagai layanan perawatan kesehatan kepada negara bagian yang memerangi sebagian besar kasus virus Corona di negara itu.
(ian)
Berita Terkait
Pelayan Pribadi Donald...
Pelayan Pribadi Donald Trump Terjangkit Virus Corona
Bertambah, Staf Kampanye...
Bertambah, Staf Kampanye Trump yang Positif Virus Corona
Donald Trump Jr. Dinyatakan...
Donald Trump Jr. Dinyatakan Positif Covid-19
Pelayan Pribadi Trump...
Pelayan Pribadi Trump Positif Terinfeksi Virus Corona
Trump Sebut Virus Corona...
Trump Sebut Virus Corona dengan Sebutan 'Kung Flu'
Pacar Donald Trump Jr....
Pacar Donald Trump Jr. Dinyatakan Positif Covid-19
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
5 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
6 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
7 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
8 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
9 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
9 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved