Pacar Donald Trump Jr. Dinyatakan Positif Covid-19

Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:37 WIB
loading...
Pacar Donald Trump Jr....
Kimberly Guilfoyle dan Donald Trump Jr. Guilfoyle, mantan pembawa acara Fox News dan penasihat senior untuk kampanye Presiden AS Donald Trump, dinyatakan positif Covid-19. Foto/Deadline
A A A
WASHINGTON - Kimberly Guilfoyle, mantan pembawa acara Fox News dan penasihat senior untuk kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump , dinyatakan positif virus Corona baru ( Covid-19 ). Hal itu diungkapkan oleh seseorang yang mengetahui kondisinya kepada The New York Times.

Guilfoyle saat ini berpacaran dengan putra tertua Presiden Donald Trump, Donald Trump Jr. dan sering menjadi pengganti presiden pada kampanye 2020. Ia juga ketua nasional Komite Keuangan Kemenangan Trump dan mengawasi penggalangan dana untuk kampanye pemilihan presiden.

CNN melaporkan bahwa Guilfoyle dinyatakan positif di South Dakota sebelum ia dijadwalkan menghadiri perayaan kembang api Trump's Independence Day di Mount Rushmore National Memorial. Menurut The Times, Guilfoyle dan Trump Jr. tidak bepergian dengan Air Force One, dan ia dilaporkan satu-satunya orang dalam kelompok yang dites positif.

"Setelah dites positif, Kimberly segera diisolasi untuk membatasi paparan," ujar Sergio Gor, kepala staf untuk Komite Keuangan Kemenangan Trump.

"Dia baik-baik saja, dan akan di tes ulang untuk memastikan diagnosisnya benar karena dia tidak menunjukkan gejala, tetapi sebagai tindakan pencegahan akan membatalkan semua acara mendatang," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (4/7/2020).

Gor menambahkan bahwa hasil tes Trump Jr negatif tetapi ia tetap mengisolasi diri dan juga membatalkan semua acara publik sebagai tindakan pencegahan.

Sebuah sumber mengatakan kepada CNN bahwa Guilfoyle belum lama ini melakukan kontak dengan Presiden Trump, tetapi dia menghadiri rapat umumnya bulan lalu di Tulsa, Oklahoma, di mana dia berdiri di belakang panggung. Dia juga berada di Phoenix, Arizona, untuk acara Trump bersama Students for Trump. Kedua peristiwa itu di dalam ruangan, tidak ada jarak sosial, dan tidak menggunakan masker.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Topan Dahsyat Terjang...
Topan Dahsyat Terjang Jepang! Transportasi Lumpuh, Puluhan Ribu Rumah Tanpa Listrik
Rekomendasi
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved