Acungkan Pedang, 'Dewa Perempuan' India Tolak Lockdown COVID-19

Kamis, 26 Maret 2020 - 10:13 WIB
Acungkan Pedang, Dewa...
Acungkan Pedang, 'Dewa Perempuan' India Tolak Lockdown COVID-19
A A A
NEW DELHI - Seorang perempuan di India yang menyatakan dirinya sebagai dewa perempuan atau dewi dijebloskan ke penjara oleh polisi. Musababnya, dia mengacungkan pedang saat menolak penegakan aturan lockdown guna menghambat penyebaran virus corona baru; COVID-19.

Perempuan yang mengaku sebagai Dewi Shakti ini bertikai dengan pasukan polisi wanita. Dia akhirnya ditangkap dan dibawa pergi dengan van.

Si "Dewi Shakti" yang mengenakan sari warna merah ini melakukan pertemuan agama yang melibatkan sekitar 100 orang di rumahnya di Mehda Purva, distrik Deoria, Uttar Pradesh. Pertemuan massal itu berlangsung Selasa malam hingga Rabu dini hari.

Sekitar pukul 01.00 dini hari, pasukan polisi sebanyak dua truk mencoba mendatang pertemuan itu untuk membubarkannya. Namun, perempuan yang mengaku Dewi Shakti ini menolak dan justru mengacungkan pedangnya ke pasukan polisi. (Baca: PM Modi: Kita Harus Menang Melawan Virus Corona dalam 21 Hari )

"Kami akan mendaftarkan kasus terhadap Anda dan pengikut Anda. Ini adalah kesempatan terakhir Anda. Hentikan pertemuan ini. Kalian semua pulang atau kami akan mengambil tindakan tegas," kata seorang polisi dengan pengeras suara, seperti dikutip dari NDTV, Kamis (26/3/2020).

Ketika polisi bersiap dengan pentungan, para pengikut "Dewi Shakti" itu mulai ketakutan, merunduk dan berlari meninggalkan pertemuan. "Saya datang sendiri," celetuk seorang pengikut kelompok agama itu ketika berlari untuk menghindari pentungan polisi.

Sebuah rekaman ponsel menunjukkan polisi menangkap si "Dewi Shakti" dan merampas pedangnya. Perempuan itu terlihat dijepit ke tanah oleh para polisi sebelum dibawa pergi dengan van.

Perempuan yang identitasnya belum diketahui itu nekat melawan aturan lockdown di hari pertama pelaksanaan. Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan lockdown 21 hari setelah COVID-19 menginfeksi lebih dari 560 orang di India.
(mas)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
India: Covid-19 Mengajari...
India: Covid-19 Mengajari Kita untuk Lebih Mandiri
Pandemi Corona, India...
Pandemi Corona, India Evakuasi Hampir Seribu Warganya dari Indonesia
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Evakuasi WNI Jamaah Tabligh di India
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
15 menit yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
1 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
3 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved