AS-NATO Bahas Bantuan Militer untuk Turki

Selasa, 10 Maret 2020 - 22:07 WIB
AS-NATO Bahas Bantuan...
AS-NATO Bahas Bantuan Militer untuk Turki
A A A
PARIS - Amerika Serikat (AS) sedang melakukan pembahasan dengan NATO terkait bantuan militer yang akan diberikan kepada Turki terkait krisis di Idlib, Suriah. Keduanya juga membahas langkah-langkah yang mungkin diambil jika Rusia dan pemerintah Suriah menghentikan gencatan senjata.

"Kami melihat apa yang dapat dilakukan NATO," kata utusan khusus AS untuk Suriah, James Jeffrey, kepada wartawan dalam teleconference dari Brussels di mana ia mengadakan pembicaraan dengan NATO.

"Semuanya ada di atas meja," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (10/3/2020).

Jeffrey, yang berbicara bersama duta besar AS untuk Turki David Satterfield, mengesampingkan penggunaan pasukan darat seandainya gencatan senjata dilanggar. Ia pun mengulangi bahwa Ankara perlu mengklarifikasi sikapnya mengenai pembelian Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia.

Sebelumnya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, meminta bantuan tambahan kepada NATO untuk membantu memperkuat pertahanan Turki di wilayah yang berbatasan dengan Suriah. Menurutnya bantuan dibutuhkan untuk melawan setiap ancaman yang berbasis di Suriah, termasuk ISIS.

Turki dan rezim Suriah yang ditengahi Rusia sepakat melakukan gencatan senjata di Idlib. Tiga hari setelah kesepakatan diteken, Ankara mengancam akan mengambil tindakan sepihak jika gencatan senjata dilanggar.

"(Kami telah meminta) bantuan tambahan NATO di Suriah, untuk pertahanan perbatasan dengan Suriah, dan sehubungan dengan tantangan migrasi," kata Erdogan kepada wartawan pada hari Senin bersama dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. (Baca: Lawan Ancaman dari ISIS di Suriah, Erdogan Minta Bantuan NATO )
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
AS Desak Turki Segera...
AS Desak Turki Segera Setujui Bergabungnya Swedia ke NATO
Erdogan Kembali Menang...
Erdogan Kembali Menang Pilpres Turki, Ini Respons AS dan NATO
Kekuatan Militer Swedia,...
Kekuatan Militer Swedia, Calon Anggota Baru NATO yang Mengejutkan
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak, AS Miliki 1,3 Juta Personel Aktif
Berita Terkini
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
8 menit yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
54 menit yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
1 jam yang lalu
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
2 jam yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
3 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
3 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved