Merasa Diancam, UE Tawarkan Dana Lebih Banyak untuk Migran di Turki

Jum'at, 06 Maret 2020 - 23:01 WIB
Merasa Diancam, UE Tawarkan...
Merasa Diancam, UE Tawarkan Dana Lebih Banyak untuk Migran di Turki
A A A
ZAGREB - Negara-negara Uni Eropa (UE) bersedia memberikan lebih banyak dana pada migran yang berada di Turki tapi Ankara tidak boleh menggunakan mereka sebagai alat tawar-menawar.

Para menteri luar negeri (menlu) UE menggelar rapat resmi pertama untuk membahas memburuknya hubungan dengan Turki sejak Ankara pekan lalu mengancam tidak lagi mematuhi kesepakatan 2016 dengan Brussels untuk menampung para pengungsi dan migran dengan imbalan bantuan UE.

Turki menampung sekitar 3,6 juta pengungsi dari perang sipil di Suriah dan menghadapi gelombang masuk pengungsi akibat pertempuran di Idlib Suriah.

Ankara menegaskan tak dapat lagi mengakomodasi lebih banyak pengungsi. Turki menuduh UE gagal menyediakan bantuan yang diperlukan untuk para pengungsi.

"Turki memiliki beban besar dan kami memahami itu," ungkap Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Joseph Borrell saat tiba untuk pertemuan di ibu kota Kroasia, Zagreb.

"Tapi pada saat yang sama, kami tidak dapat menerima migran yang digunakan sebagai sumber tekanan," ungkap Borrell merujuk keputusan Turki membuka perbatasannya dengan Yunani hingga puluhan ribu migran kini membangun kamp di sana untuk dapat melintasi perbatasan.

Borrell juga menyatakan kesepakatan gencatan senjata baru antara Rusia dan Turki untuk wilayah Idlib dapat memfasilitasi peningkatan bantuan kemanusiaan UE untuk Suriah dan pengungsi yang berada di Turki.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang tawaran bantuan tersebut.
(sfn)
Berita Terkait
Didesak Tarik Pasukan...
Didesak Tarik Pasukan dari Suriah, Turki Sebut UE Arogan
Puluhan Ribu Pengungsi...
Puluhan Ribu Pengungsi Suriah Susun Rencana Masuki Wilayah UE
100.000 Pengungsi Suriah...
100.000 Pengungsi Suriah di Turki Berencana Bentuk Konvoi Masuk ke Eropa
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
25 menit yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
53 menit yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
2 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
7 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved