AS Umumkan Kematian Kedua Akibat Virus Corona
Senin, 02 Maret 2020 - 16:05 WIB
AS Umumkan Kematian Kedua Akibat Virus Corona
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus kematian kedua akibat virus Corona, Covid-19. Kasus kematian kedua di AS, dilaporkan kembali terjadi di negara bagian Washington.
Menurut Departemen Kesehatan Masyarakat Seattle dan King County, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (2/3/2020), pasien yang meninggal akibat virus tersebut berlokasi di Seattle.
Sementara itu, Gubernur New York, Andrew Cuomo mengumumkan kasus pertama infeksi Covid-19 di wilayahnya. Melalui akun Twitternya, Cuomo mengatakan pasien yang terifensi Covid-19 adalah seorang wanita berusia 30 tahun, yang baru saja kembali dari Iran.
"Pasien memiliki gejala gangguan pernapasan, tetapi tidak dalam kondisi serius dan telah dalam situasi yang terkendali sejak tiba di New York," kata Cuomo.
Di tingkat federal, pemerintahan Presiden Donald Trump bergegas untuk meyakinkan orang Amerika, ketika penyakit itu menyebar dan bisnis membatalkan konferensi dan penerbangan, utuk tidak panik dan situasi masih terkendali.
Pejabat administrasi berusaha menenangkan kekhawatiran pasar bahwa virus Corona dapat menyebabkan resesi global dan mengatakan masyarakat telah bereaksi berlebihan, dan bahwa saham akan bangkit kembali karena kekuatan ekonomi AS yang mendasarinya.
Menurut Departemen Kesehatan Masyarakat Seattle dan King County, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (2/3/2020), pasien yang meninggal akibat virus tersebut berlokasi di Seattle.
Sementara itu, Gubernur New York, Andrew Cuomo mengumumkan kasus pertama infeksi Covid-19 di wilayahnya. Melalui akun Twitternya, Cuomo mengatakan pasien yang terifensi Covid-19 adalah seorang wanita berusia 30 tahun, yang baru saja kembali dari Iran.
"Pasien memiliki gejala gangguan pernapasan, tetapi tidak dalam kondisi serius dan telah dalam situasi yang terkendali sejak tiba di New York," kata Cuomo.
Di tingkat federal, pemerintahan Presiden Donald Trump bergegas untuk meyakinkan orang Amerika, ketika penyakit itu menyebar dan bisnis membatalkan konferensi dan penerbangan, utuk tidak panik dan situasi masih terkendali.
Pejabat administrasi berusaha menenangkan kekhawatiran pasar bahwa virus Corona dapat menyebabkan resesi global dan mengatakan masyarakat telah bereaksi berlebihan, dan bahwa saham akan bangkit kembali karena kekuatan ekonomi AS yang mendasarinya.
(esn)