China Perlonggar Pembatasan Saat Infeksi Baru Covid-19 Turun

Senin, 24 Februari 2020 - 23:01 WIB
China Perlonggar Pembatasan...
China Perlonggar Pembatasan Saat Infeksi Baru Covid-19 Turun
A A A
BEIJING - China mulai melonggarkan pembatasan pergerakan warga di beberapa tempat, termasuk Beijing, saat tingkat infeksi baru virus corona (Covid-19) turun.

Meski demikian, kekhawatiran meningkat karena kasus virus corona meningkat di negara-negara lain. Bursa saham Asia dan Wall Street melemah saat para investor lebih memilih emas. Harga minyak juga turun dan won Korea turun ke level terendah sejak Agustus.

China menunda rapat tahunan parlemen dan akan melarang perdagangan ilegal dan konsumsi binatang liar. Virus yang muncul sejak akhir tahun itu tampaknya berasal dari pasar binatang liar ilegal di kota Wuhan.

Kabar baik bagi China, lebih dari 20 provinsi termasuk Beijing dan Shanghai melaporkan nol infeksi, atau kondisi terbaik sejak wabah muncul.

Presiden China Xi Jinping meminta bisnis kembali beroperasi meski dengan memberikan beberapa catatan. "Wabah masih parah dan kompleks, dan pencegahan serta kontrol adalah tahap paling sulit dan penting," ujar Xi.

Provinsi Yunnan, Guangdong, Shanxi dan Guizhou menurunkan langkah respon darurat mereka dari level paling serius, bergabung dengan provinsi lain seperti Gansu dan Liaoning untuk melonggarkan pembatasan pergerakan.

Tak termasuk provinsi Hubei, China daratan melaporkan 11 kasus baru, terendah sejak otoritas kesehatan nasional mulai merilis data nasional pada 20 Januari.

Di Wuhan, Hubei, pejabat menyatakan orang sehat akan diizinkan meninggalkan kota untuk kegiatan penting, tapi otoritas kemudian mencabut keputusan itu.

China melaporkan 409 kasus baru di daratan utama, turun dari 648 sehari sebelumnya, sehingga total infeksi mencapai 77.150 kasus sejak 23 Februari. Korban tewas bertambah 150 menjadi 2.592.
(sfn)
Berita Terkait
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
39 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved