Jerman Tingkatkan Perlindungan di Masjid Pasca Serangan Teroris Rasis

Sabtu, 22 Februari 2020 - 05:32 WIB
Jerman Tingkatkan Perlindungan...
Jerman Tingkatkan Perlindungan di Masjid Pasca Serangan Teroris Rasis
A A A
BERLIN - Perlindung terhadap masjid-masjid di Jerman akan ditingkatkan setelah aksi penembakan massal di dua bar hookah atau shisha minggu ini. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer. Ia bahkan menyebut terorisme sayap kanan sebagai ancaman keamanan utama.

"Ancaman keamanan dari ekstremisme sayap kanan, anti-Semitisme dan rasisme sangat tinggi," kata Seehofer seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (22/2/2020).

Ia menambahkan bahwa terorisme sayap kanan adalah masalah keamanan "terbesar" yang dihadapi negara itu.

Komentar Seehofer ini muncul setelah seorang pria berusia 43 tahun yang diduga mempunyai latar belakang sayap kanan menembaki dua bar hookah atau shihsa di Hanau, negara bagian Hesse. Selama mengamuk, tersangka membunuh sembilan pengunjung, termasuk lima warga negara Turki, sebelum membunuh ibunya dan mengambil nyawanya sendiri di apartemennya. (Baca: Sebelas Tewas dalam Penembakan Massal di Jerman Termasuk Pelaku )

Mengecam aksi penembakan itu sebagai serangan teroris yang bermotif rasial, Seehofer berjanji untuk meningkatkan pengawasan fasilitas sensitif, terutama masjid. Ia juga berjanji untuk meningkatkan kehadiran polisi di stasiun kereta api, bandara dan perlintasan perbatasan.

Kanselir Angela Merkel sebelumnya mengatakan bahwa rasisme adalah "racun" yang harus diatasi masyarakat. (Baca: Kanselir Jerman: Rasisme adalah Racun! )

Seehofer menekankan bahwa ada serangkaian serangan sayap kanan di Jerman dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Oktober, seorang pria bersenjata menembak dua orang di Halle di timur laut, setelah gagal menyerbu sebuah sinagog selama liburan Yahudi, Yom Kippur. Tahun lalu, seorang tersangka yang mempunyai hubungan dengan sayap kanan menembak jatuh Walter Luebcke, seorang politisi lokal dari Christian Democratic Union (CDU) yang berkuasa.
(ian)
Berita Terkait
Terungkap, Polisi Jerman...
Terungkap, Polisi Jerman Sempat Temui Pelaku Penembakan Massal
Sejumlah Orang Dilapokan...
Sejumlah Orang Dilapokan Tewas dalam Penembakan di Gereja Jerman
Tujuh Tewas dan 25 Luka...
Tujuh Tewas dan 25 Luka dalam Penembakan Massal di Gereja Jerman
6 Orang Tewas dalam...
6 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Pasar Thailand
Siapakah Robert Card,...
Siapakah Robert Card, Pelaku Penembakan Massal di Maine?
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Kanada, Pelaku Bantai 13 Orang
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
11 menit yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
3 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
3 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved